Berita Semarang

PDIP Semarang Gelar Festival Bakar Ikan Bareng Masyarakat, Hendi: Bisa Selesaikan Persoalan Stunting

PDIP Kota Semarang gelar Festival Bakar Ikan Nusantara dan Sajian Kuliner Nusantara.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
Dok. PDIP Kota Semarang
PDIP Kota Semarang menggelar Festival Bakar Ikan Nusantara dan Sajian Kuliner Nusantara Mustika Rasa, di Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Sabtu (25/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PDIP Kota Semarang menggelar Festival Bakar Ikan Nusantara dan Sajian Kuliner Nusantara Mustika Rasa, di Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Sabtu (25/6/2022).

Kegiatan ini dalam rangka memperingati bulan Bung Karno. 

Ketua DPC PDIP Kota Semarang, H

PDIP Kota Semarang menggelar Festival Bakar Ikan Nusantara dan Sajian Kuliner Nusantara Mustika Rasa, di Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Sabtu (25/6/2022).
PDIP Kota Semarang menggelar Festival Bakar Ikan Nusantara dan Sajian Kuliner Nusantara Mustika Rasa, di Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Sabtu (25/6/2022). (Dok. PDIP Kota Semarang)

endrar Prihadi mengatakan, bakar ikan dan masak bersama sajian kuliner nusantara ini dilakukan bersama masyarakat Kota Semarang.

Pihaknya memasak resep dari Bung Karno yakni mustika rasa. Kegiatan ini secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia. 

"Bung Karno dalam perjalanan beliau memimpin menemukan banyak makanan nusantara sangat enak kemudian dibukukan. Hari ini secara serentak di Indonesia masakan enak tersebut dimasak oleh para chef dan dimakan bersama masyarkat," terang Hendi, sapaannya. 

Wali Kota Semarang tersebut melanjutkan, Indonesia sebagai negara kelautan mempunyai perairan yang kaya akan berbagai jenis ikan.

Kegiatan Festival Bakar Ikan Nusantara dan Sajian Kuliner Nusantara ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan bersama masyarakat. 

Dia ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa menu nusantara berupa ikan ini sangat enak. Apalagi, menu ikan ini sangat baik untuk penanganan stunting.

Maka, dia mengajak masyarakat tidak perlu lagi kebarat-baratan. 

"Kita ingin memberikan contoh kepada masyarakat ada menu enak dari nusantara, masyarakat tidak perlu lagi kebarat-baratan. Kita punya ikan yang bisa dimasak berbagai rasa. Poteni luar biasa dan menyelesiakan persoalan stunting," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved