Berita Ba

Pedagang Minyak Goreng di Purwokerto Keluhkan Syarat Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi: Ribet!

Pemerintah mewajibkan masyarakat menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat membeli minyak goreng curah rakyat (MGCR)

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Seorang pedagang minyak goreng di Pasar Manis Purwokerto, saat berjualan di lapaknya, Senin (27/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sejumlah pedagang minyak goreng curah di Pasar Manis Purwokerto mengaku belum mengetahui syarat penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat membeli minyak goreng curah rakyat (MGCR). 

Para pedagang mengaku kurang begitu memahami dan cenderung keberatan dengan kebijakan itu karena akan menyulitkan pedagang dalam bertransaksi. 

"Tidak usahlah dibuat ribet seperti itu, susah pedagang. 

Saya kira akan menyusahkan para pembeli juga," kata pedagang Migor Tohirin (30) kepada Tribunbanyumas.com, Senin (27/6/2022).

Baca juga: 5 Berita Populer: Potret Yuliana Yuliani Kembar Siam hingga Viral Taruna Akpol Khalifah Nasif

Baca juga: Sehari Bisa 4 Kali, Pasien Ini Curhat Pelecehan yang Dialami di RSUD Jepara, Pihak RS Buka Suara

Saat ini ia menjual minyak goreng curah seharga Rp 15 ribu sampai Rp 16 ribu per kilo. 

Dalam sehari dia biasa menjual sebanyak 7 kilo minyak goreng curah. 

"Kalau harus nunjukin NIK ribet, saya seminggu ambil 10 -12 jerigen. 

Dalam satu jerigen isinya 17 kilogram. 
 
Saya dengar itu kalau ambil 20 kilogram ke distributor harus nunjukin NIK dan tidak boleh segitu biasanya dibatasi paling hanya 10 kilogram," terangnya. 

Pedagang lain, Yusuf (45) mengatakan kalau misalnya ada pembeli seperti nenek-nenek pasti tidak biasa menggunakan aplikasi PeduliLindungi

"Pasti akan kesulitan, ini kita jual minyak curah Rp 15.500, kalau kemasan 
sekarang SunCo Rp 25 ribu. 

Soalnya terlalu jauh bedanya penjual gorengan pasti milihnya minyak curah tapi kita belinya susah. 

Otomatis nanti dibatasi distributor," terangnya.  

Pemerintah mewajibkan masyarakat menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat membeli minyak goreng curah rakyat (MGCR) seharga Rp 14 ribu per liter mulai pertengahan bulan depan atau Juli 2022.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan pemerintah akan melakukan sosialisasi mulai hari ini, Senin (27/6/2022). 

Sosialisasi bakal dilakukan selama dua pekan. 

Masyarakat bisa langsung datang ke toko pengecer yang menjual minyak goreng curah rakyat. 

Lalu, buka aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan transaksi.

Masyarakat bisa langsung scan QR code yang ada di pengecer. 

Setelah itu, perlihatkan hasil scan QR code yang ada di aplikasi PeduliLindungi. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved