Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jala Tech

Produktif Saja Tidak Cukup, Tambak Udang Harus Berdampak Positif

Kualitas aspek-aspek budidaya seperti lokasi, manajemen, dan teknologi yang digunakan turut andil dalam keberlanjutan budidaya itu sendiri.

Editor: galih permadi
Istimewa
Tambak udang berdampak positif. 

TRIBUNJATENG.COM - Budidaya udang yang berkelanjutan saat ini menjadi perhatian penting.

Pembahasan ini penting untuk menjawab permasalahan lingkungan yang berpotensi ditimbulkan oleh tambak udang.

Tambak udang menjanjikan dari segi keuntungan, tetapi juga berpotensi merugikan lingkungan.

Salah satu contoh kasusnya ditemukan di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Limbah hasil produksi dari salah satu tambak udang yang ada di daerah tersebut diduga merusak budidaya rumput laut di perairan sekitar tambak.

Jika dilihat dari segi produksi, budidaya udang sendiri dihadapkan pada berbagai permasalahan, mulai dari hasil yang tidak menentu, serangan penyakit, hingga kesalahan manajemen.

Nilai keuntungan bisnis tambak udang dapat terancam oleh berbagai faktor yang bersifat fluktuatif, seperti harga pakan dan hasil panen.

Oleh karena itu, solusi untuk mengembangkan budidaya udang yang berkelanjutan sangat diperlukan.

Konsep budidaya udang yang berkelanjutan cenderung lebih berpusat pada kualitas ketimbang kuantitas.

Budidaya bukan hanya tentang memproduksi dan memenuhi kebutuhan konsumsi dunia, tetapi juga berkontribusi pada keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan di masa depan.

Seluruh proses budidaya perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh demi mencapai budidaya yang berkelanjutan.

Hal-hal yang dianggap merugikan sebisa mungkin diminimalisir agar hasilnya dapat bermanfaat bagi lingkungan atau masyarakat di masa depan.

Kualitas aspek-aspek budidaya seperti lokasi, manajemen, dan teknologi yang digunakan turut andil dalam keberlanjutan budidaya itu sendiri.

Lokasi tambak yang kurang mendukung dapat berpengaruh pada budidaya dan lingkungan sekitarnya.

Manajemen budidaya yang tidak sesuai dengan SOP juga sebisa mungkin dihindari.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved