Pencurian

Terungkapnya Maling Hp di RS Kendal, Modus Bobok Bareng Keluarga Pasien Tledor Taruh Hp

Terungkapnya modus pencurian hp pasien dan keluarga pasien di sejumlah rumah sakit wilayah Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TribunJakarta/Satria Sarwo Trengginas
ILUSTRASI: Keluarga pasien di rumah sakit. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Jajaran Unit Reskrim Polsek Weleri, Kendal meringkus Deka Putra asal Jakarta usai mencuri telephon genggam (HP) milik pasien di Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal

Tersangka mengaku sudah beberapa kali melancarkan aksi pencuriannya di beberapa rumah sakit di Kabupaten Kendal.

Di antaranya adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soewondo.

Marbot Masjid As Syifa, Nursin di area rumah sakit Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis (16/12/2021). Aksi pencurian tas berharga milik satu keluarga pasien terjadi di masjid As Syifa di area rumah sakit di Kawasan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat.
ILUSTRASI: Keluarga pasien di rumah sakit.

Kepada polisi, tersangka membeberkan, sasarannya adalah pasien atau keluarga pasien di rumah sakit.

Dia masuk ke ruang perawatan dengan mengaku sebagai keluarga pasien agar bisa leluasa mencari target.

Di dalam rumah sakit, Deka mencari keluarga pasien yang tertidur dan meletakkan HP sembarangan.

Sehingga mempermudah dia mendapatkan barang berharga dengan cepat.

"Sudah beberapa kali masuk rumah sakit. (Mencuri) untuk biaya hidup," aku dia.

Kapolsek Weleri, AKP Ruslan menerangkan, tersangka diringkus setelah keluarga dan manajemen RSI Kendal melaporkan kejadian yang meresahkan pasien tersebut.

Pihaknya mengantongi identitas tersangka setelah melihat rekaman kamera pengawas milik rumah sakit. 

Hingga akhirnya, tersangka berhasil diringkus di sebuah tempat persembunyiannya pada, Rabu (29/6/2022).

"Tersangka menyamar sebagai pengunjung atau keluarga pasien, sehingga dengan bebas mengambil HP milik pasien atau pun keluarga pasien," ungkapnya.

AKP Ruslan menambahkan, tersangka merupakan spesialis pencurian di rumah sakit. Targetnya adalah telephon genggam yang bisa dijual dengan cepat.

Aksi Deka terhenti setelah tertangkap kamera pengawas mengambil sejumlah telephon genggam milik pasien dan keluarga pasien di RSI Kendal.

Polisi mengamankan satu buah handphone dan satu unit sepeda motor dari tangan pelaku.
 
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved