Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Konflik Ukraina

Isi Pernyataan Putin Kepada Jokowi Soal Konflik Ukraina Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pernyataannya dalam kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo.

Editor: rival al manaf
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Rusia, Kamis (30/2022) waktu setempat. Presiden Joko Widodo mengatakan, konstitusi Indonesia mengamanatkan agar Indonesia selalu berusaha berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia. 

TRIBUNJATENG.COM, RUSIA - Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pernyataannya dalam kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo.

Jokowi bertemu Putin di Moskow, Rusia Kamis (30/6/2022).

Sebelumnya ia lebih dahulu mengunjungi Presiden Ukraina Zelensky.

Dalam sebuah foto yang beredar terlihat Presiden Jokowi dan Presiden Putin mengenakan pakaian formal. 

Baca juga: Video PT KAI Buka Contact Center Layanan Khusus Pengaduan Korban Kekerasan Seksual

Baca juga: Prakiraan Cuaca Blora, Jumat 1 Juli 2022 Pagi Siang Malam Berawan Sore Berawan Tebal

Baca juga: Keberuntungan 2 Calhaj Cadangan Blora, Nunggu 10 Tahun Akhirnya Bisa Terbang ke Tanah Suci

Media Rusia, The Kremlin, menulis bahwa Vladimir Putin mengadakan pembicaraan di Kremlin dengan Presiden Indonesia Joko Widodo, yang sedang dalam kunjungan ke Rusia.

Media tersebut juga menyampaikan pernyataan lengkap Putin saat bertemu dengan Jokowi, berikut pernyataan Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin: 

Tuan Presiden, Saya sangat senang melihat Anda di Rusia, di Moskow. 

Saya tahu ini adalah kunjungan pertama Anda ke negara kita.

Indonesia adalah salah satu negara di mana kita telah mengembangkan hubungan yang sangat baik setelah menjalin hubungan diplomatik selama beberapa dekade. 

Yang penting, kita mengembangkan hubungan kita di semua bidang, seperti ekonomi, politik dan keamanan dan, tentu saja, upaya untuk melawan ancaman terorisme. 

Tahun lalu, perdagangan kami meningkat 42 persen dan tumbuh lebih cepat tahun ini.

Saya tahu Indonesia tertarik untuk mengembangkan hubungan dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), dan kami memutuskan pada bulan Mei untuk memulai proses pemulihan hubungan dengan organisasi regional ini. 

Tahun ini Anda akan memimpin pertemuan G20 dan tahun depan Anda akan memimpin ASEAN.

Baca juga: Cerita Pelaku Usaha Ukir di Senenan Jepara: Semakin Berdaya dengan Tenaga Surya

Baca juga: 6 Calon Wakil Rektor Paparkan Program Menuju UPGRIS Unggul 2026, Dr. Suci Siapkan Pangkalan Data

Baca juga: 51 Karya Mahasiswa DKV Unika Soegijapranata Dipamerkan, Hasil Riset dan Studi Kasus Mahasiswa

Saya yakin bahwa kita akan fokus pada semua masalah ini hari ini. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved