Berita Kudus

Satresnarkoba‎ Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras di Belakang Panjat Tebing Balai Jagong Kudus

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kudus mengungkap peredaran 965 butir obat keras.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Catur waskito Edy
dok Polres Kudus
Barang bukti obat keras yang disita Satresnarkoba Polres Kudus 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kudus mengungkap peredaran 965 butir obat keras.

Kasatresnarkoba Polres Kudus, Iptu‎ Yosua Farin menjelaskan pengungkapan peredaran obat keras itu dilaksanakan di belakang Papan Panjat Tebing Balai Jagong turut, Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Rabu (29/6/2022).

Pelaku Adnan Zain (26), warga Desa Daren, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, sedang melakukan transaksi dengan seorang perempuan.

Sehingga kedua orang tersebut diamankan dan dilakukan penggeledahan badan yang kemudian ditemukan pada pakaiannya terdapat 20 butir obat warna kuning berlogo MF dan 10 butir obat merk trihexyphenidyl.

"Selain itu juga ditemukan uang sebesar Rp 150 ribu pada tangan pelaku yang diduga uang hasil penjualan obat-obatan terlarang tersebut," ujar dia, Selasa (5/7/2022).

Berdasarkan hal tersebut, tim opsnal melakukan interogasi terhadap pelaku asal-usul obat-obatan terlarang tersebut.

Pelaku mengaku obat tersebut adalah miliknya yang dibeli secara online dan rencananya dijual beserta barang bukti lain berupa obat-obatan terlarang.

Diduga masih ada beberapa yg disimpan di rumah pelaku di daerah Jepara. Makanya tim opsnal segera melakukan pengembangan ke alamat rumah pelaku.

"Kemudian dilakukan penggeledahan dengan disaksikan saksi warga di daerah rumahnya dan ditemukan barang bukti obat-obatan terlarang lain," ujarnya.

Barang bukti obat keras itu terdiri dari 815 butir obat warna kuning berlogo MF, 100 butir obat merek trihexyphenidyl, dan 50 butir obat tramadol HCL.

Kepolisian juga menyita satu unit ponsel, uang tunai Rp 150 ribu dan satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU.

"Pelaku akan dijerat pasal 197 dan/atau Pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan," ucap dia. (raf)

Baca juga: KECELAKAAN HARI INI : Hindari Sepeda Onthel, Pengendara Mio Tewas di Lohmanis Cilacap

Baca juga: Chord Kunci Gitar Gerajagan Banyuwangi Syahiba Saufa

Baca juga: Apakah Sebelum Sholat Idul Adha Disunnah Tidak Sarapan? Berikut Penjelasannya

Baca juga: Dikira Dipanggil Rafathar, Nagita Slavina Syok Setelah Tanggapi Panggilan Misterius di Rumah Kosong

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved