Penyewa Kios Jalan KH Wahid Hasyim Pekalongan Minta Penurunan Harga Sewa
Penyewa kios di sekitar Jalan KH Wahid Hasyim Kota Pekalongan menginginkan adanya penurunan harga sewa kios yang disesuaikan dengan jenis usaha.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Penyewa kios di sekitar Jalan KH Wahid Hasyim Kota Pekalongan mendatangi DPRD Kota Pekalongan untuk menggelar audiensi, pada Rabu (6/7/2022).
Mereka menginginkan adanya penurunan harga sewa kios yang disesuaikan dengan jenis usaha dan omzet.
Ketua Komisi B DPRD Kota Pekalongan, Jecky Zam Zami mengatakan, para penyewa kios beraudiensi karena ingin agar harga sewa kios di Jalan KH Wahid Hasyim bisa diturunkan.
Ia sendiri menilai, penentuan harga sewa kios sudah melalui kajian dan tidak asal-asalan oleh Pemerintah Kota Pekalongan.
"Tetapi memang real di lapangan, kita melihat beberapa penyewa ini usahanya masuk kategori menengah ke bawah.
Jadi kami juga ingin memperjuangkan bagi yang menengah ke bawah supaya harga sewa kios bisa diturunkan," kata Jecky, dalam rilis yang diterima tribunjateng.com.
Jecky menjelaskan, hasil audiensi Komisi B DPRD akan merekomendasikan adanya harga sewa yang disesuaikan dengan omset dan usaha mereka.
Karena selama ini harga sewa yang dipatok berkisar Rp 27.500 per meter per hari.
Pihaknya berupaya agar aspira para penyewa kios bisa disampaikan kepada Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dindagkop-UKM.
"Untuk pelaku usaha menengah bawah seperti usaha las, bengkel sepeda, bubur kacang hijau memang dinilai cukup memberatkan.
Kami juga meyakini Pemkot pun ketika memutuskan sebuah kebijakan sudah dipikirkan matang-matang demi rakyat," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/audiensi-penyewa-kios-pekalongan.jpg)