Idul Adha 2022

Bacaan Takbir Idul Adha yang Dianjurkan, Bisa Dibaca Mulai Sekarang

Umumnya di Indonesia, takbir masif dikumandangkan saat malam takbir atau malam menjelang Shalat Id

Editor: muslimah
tribunjateng/hermawan handaka
Ribuan umat muslim melaksanakan Salat Idul Adha 2018 di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Rabu (22/8). Imam besar pada Sholat Iduladha adalah KH Zainuri Ahmad Al Hafidz (Imam Besar MAJT) dan khatib H. Syamsi Ali (Imam Besar masjid New York, USA). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM - Umat muslim di seluruh dunia menyambut  Idul Adha 2022.

Berikut bacaan takbir di hari raya Idul Adha.

Takbir dianjurkan untuk dikumandangkan sebelum Shalat Idul Adha hingga nantinya hari Tasyrik.

Dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Sabtu (9/7/2022), takbir Idul Adha agar diperbanyak dikumandangkan sejak Subuh di hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga Asar hari terakhir di Mina atau tanggal 13 Dzulhijjah.

Baca juga: Niat dan Tata Cara Sholat Idul Adha Baik Dilakukan Sendiri Maupun Berjamaah

Baca juga: Hari Libur Nasional Idul Adha Diubah dari 9 Juli Menjadi 10 Juli 2022

Dengan demikian, takbir Idul Adha sudah bisa dikumandangkan mulai hari ini, Sabtu (9/7/2022) atau Jumat (8/7/2022) bagi yang merayakan Idul Adha pada hari ini. 

Takbir ini bisa dibaca setiap shalat wajib atau dapat juga dibaca setiap waktu.

Umumnya di Indonesia, takbir masif dikumandangkan saat malam takbir atau malam menjelang Shalat Id. 

Perintah untuk memperbanyak takbir ini sebagaimana diriwayatkan oleh al-Bukhari:

وَكَانَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يُكَبِّرُ فِي قُبَّتِهِ بِمِنًى فَيَسْمَعُهُ أَهْلُ الْمَسْجِدِ فَيُكَبِّرُونَ وَيُكَبِّرُ أَهْلُ الْأَسْوَاقِ حَتَّى تَرْتَجَّ مِنًى تَكْبِيرًا وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يُكَبِّرُ بِمِنًى تِلْكَ الْأَيَّامَ وَخَلْفَ الصَّلَوَاتِ وَعَلَى فِرَاشِهِ وَفِي فُسْطَاطِهِ وَمَجْلِسِهِ وَمَمْشَاهُ تِلْكَ الْأَيَّامَ جَمِيعًا وَكَانَتْ مَيْمُونَةُ تُكَبِّرُ يَوْمَ النَّحْرِ وَكُنَّ النِّسَاءُ يُكَبِّرْنَ خَلْفَ أَبَّانَ بْنِ عُثْمَانَ وَعُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ لَيَالِيَ التَّشْرِيقِ مَعَ الرِّجَالِ فِي الْمَسْجِد
[رواه البخاري].

Bahwasanya ‘Umar r.a. bertakbir di kubahnya di Mina, kemudian didengar oleh orang-orang yang ada di masjid dan mereka pun mengikuti takbir, demikian juga orang-orang yang di pasar ikut bertakbir, hingga bergemuruh suara takbir di Mina. Pada hari-hari tasyrik, Ibn Umar juga bertakbir di Mina, baik sehabis salat, sewaktu di tempat tidur, waktu duduk atau berjalan, di dalam kemah atau di tempat lainnya. Maimunah juga bertakbir pada hari raya kurban, dan para wanita bertakbir di masjid bersama kaum laki-laki di bawah pimpinan Abbān ibn ‘Uṡmān dan ‘Umar ibn ‘Abd al-Azīz pada malam-malam tasyrik (HR al-Bukhārī).

Adapun bacaan takbir Idul Adha sebagaimana tercantum dalam Tanya Jawab Agama jilid 1 halaman 112 dan jilid 3 halaman 162-164 serta jilid 5 halaman 74, berdasarkan riwayat yang kuat adalah sebagai berikut.

اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ لآاِلهَ اِلَّاالله وَاللهُ اَكْبَرُاللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْد.

Allāhu Akbar – Allāhu Akbar – Lā ilāha illallāh – Wallāhu Akbar – Allāhu Akbar – Wa lillāhil hāmd.

Lafal takbir di atas, sesuai dengan hadis,

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved