Berita Kendal
4 Tahun Berturut-turut, Warga Kaliwungu Kendal Kembali Kurban Sapi Jumbo 1,05 Ton
Empat tahun sudah Muhammad Nurul Hidayat, warga Pandean, berkurban sapi jumbo.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Empat tahun sudah Muhammad Nurul Hidayat, warga Kampung Pandean, Dusun Lampersari, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal berkurban sapi jumbo.
Pada Hari Raya Iduladha 2022 ini, pemilik konter handphone NN Seluler kembali kurban sapi berbobot 1,05 ton diberi nama Bejo dibeli dari peternak di Mangkang, Kota Semarang.
Sebelumnya, pria yang akrab disapa Nurul ini juga berkurban sapi dengan bobot di atas 1 ton dalam 3 tahun terakhir.
Pada 2021 lalu, sapi jenis Limosin dengan berat lebih dari 1 ton didapat dari luar kabupaten dikurbankan untuk dibagikan kepada masyarakat.
Nurul mengatakan, Hari Raya Iduladha menjadi momentum dan motivasi bagi dirinya untuk berbagi.
Dia terus merasa senang jika bisa berkurban lebih banyak lagi untuk menebar kebahagiaan masyarakat sekitar dari tahun ke tahun.
"Saya senang saja melihat sapi jumbo ini bisa dijadikan hewan kurban. Selain menunaikan sunnah Nabi Ibrahim, juga bisa berbagi lebih banyak lagi kepada tetangga dan warga sekitar," terangnya.
Bejo, sapi milik Nurul disembelih pada, Minggu (10/7/2022) selepas menunaikan Salat Id.
Dia mengaku, dalam mencari sapi terbaik dilakukan dengan bermodalkan media sosial. Setelah itu, ia datangi sapi yang diminatinya sebelum dibeli untuk kurban.
"Saya sudah mencari sejak awal puasa Ramadhan lalu, dan menemukan di daerah Mangkang, kondisinya sehat dan tubuhnya besar," ujar dia.
Maraknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) saat ini, sempat menjadi perhatian Nurul saat akan membeli sapi kurban.
Ia mengecek betul kesehatan dan perawatannya sebelum dipotong menjadi hewan kurban.
Termasuk meminta bantuan dari tenaga kesehatan hewan dari dinas terkait.
"Yang jelas ada perhatian khusus tahun ini, karena marak PMK. Saya tidak ingin sapi yang sudah dibeli dan akan dikurbankan terkena penyakit. Jadi selama perawatan dijaga betul dan juga saat dikirim ada pengantar surat keterangan sehat dari dinas peternakan," ucapnya.
Keberadaan sapi jumbo ini mengundang banyak orang yang penasaran dengan ukurannya.
Mulai dari anak-anak, remaja, hingga kaum dewasa berkumpul di depan rumah Nurul sebagi lokasi pemotongan sejak Minggu pagi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sapi-berbobot-di-kendal.jpg)