Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Buruh dan Petani Tembakau Batang Dilatih

Sebanyak 96 buruh pabrik dan petani tembakau mengikuti pelatihan keterampilan berdasarkan unit kompetensi di Aula Disnaker Kabupaten Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Sebanyak 96 buruh pabrik dan petani tembakau mengikuti pelatihan keterampilan berdasarkan unit kompetensi di Aula Disnaker Kabupaten Batang, Selasa (12/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Sebanyak 96 buruh pabrik dan petani tembakau mengikuti pelatihan keterampilan berdasarkan unit kompetensi di Aula Disnaker Kabupaten Batang, Selasa (12/7/2022).

Kegiatan itu digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan Batang dan Belanja Daerah (APBD) melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2022.

Puluhan peserta akan mengikuti pelatihan dengan 6 program yaitu desain grafis, menjahit, pengoperasian otomatis elektronika industri, otomotif, teknisi pendingin AC split dan las plate welder smaw 1G PA.

Kepala Disnaker Batang Suprapto mengatakan, pelatihan berbasis kompetensi lewat dana APBD berasal dari DBHCHT untuk program 6 pelatihan.

“Pelatihan ini difokuskan pada keluarga buruh pabrik rokok tembakau dan  petani tembakau yang berada di kecamatan seluruh Kabupaten Batang,"jelasnya dalam keterangan rilis kepada Tribunjateng.com.

Dijelaskannya, manfaat mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikasi dan harapan masuk ke dalam beberapa perusahaan yang ada di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang seperti program pelatihan desain grafis, otomotif, las plate welder smaw 1G PA dan pengoperasian otomatis elektronika industri.

Sedangkan, program pelatihan menjahit akan  diarahkan ke PT. Batang Apparel yang masih membutuhkan tenaga menjahit banyak..

“Dana pelatihan yang digunakan untuk 6 program sebesar sekitar Rp 600 Juta khusus Disnaker Kabupaten Batang yang diberikan dari DBHCHT,” tuturnya.

Kepala Balai Latikan Kerja (BLK) Batang Elisyatun Muslimah mengatakan, hari ini memulai pelatihan uji kompetensi kembali lewat dana APBD melalui DBHCHT.

“Materi pelatihan yang diberikan instruktur berupa peningkatan softskill agar membangun konsep diri yang positif dalam bekerja, membangun integritas sebagai tenaga profesional, mengembangkan kemampuan berfikir kritis dalam memecahkan masalah dan mencari solusi,” terangnya.

Pelatihan akan diberikan materi produktivitas dan keterampilan materi yang terkait kejuruan baik teori maupun praktik.

“Evaluasi peserta pelatihan ditentukan dari tingkat kehadiran, sikap, tes tertulis, praktik, dan produk yang dibuat,” ungkapnya.

Sementara Peserta Pelatihan, Linka (19) Warga Desa Adinuso mengatakan, melihat adanya pembukaan pelatihan di Dinas Ketenagakerjaan Batang melalui sosial media Instagram.

“Keinginan mengikuti pelatihan ini untuk menambah ilmu tentang teknik kelistrikan, karena sudah sejak sekolah mengambil jurusan listrik di SMK 1 Blado,” ujarnya.

Ia berharap, setelah lulus dari pelatihan ini bisa lebih mendalami ilmu kelistrikan dan dapat bekerja ke perusahaan yang besar seperti di (KIT) Batang.(din)

 

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved