Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

WASPADA! BMKG Prediksi Jawa Tengah Akan Dilanda Cuaca Ekstrem Selama Tiga Hari, Catat Wilayahnya

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jawa Tengah akan dilanda cuaca ekstrem selama tiga hari

TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Banjir di Dusun Margasari Desa Madura Wanareja, Cilacap sejak Rabu (15/11/2017) lalu masih genangi puluhan rumah warga. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jawa Tengah akan dilanda cuaca ekstrem selama tiga hari, yaitu sejak Kamis (14/7) hingga Sabtu (16/7).

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Sutikno mengatakan bahwa berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, anomali suhu muka laut di Samudera Hindia selatan Jawa dan Laut Jawa, serta aktifnya gelombang atomsfer tipe low dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah. 

"Kelembaban udara yang relatif cukup tinggi turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia," kata Sutikno dalam keterangannya.

Berdasarkan kondisi tersebut, maka BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan Intensitas Sedang-Lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang untuk periode 14 Juli - 16 Juli 2022.

Berikut ini wilayah Jawa Tengah yang diperkiraan dilanda cuaca ekstrem:

Kamis, 14 Juli 2022

Wilayah Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, Karanganyar, Kebumen, Kab./Kota Magelang, Kab. Pekalongan, Purbalingga, Purworejo, Sragen, Temanggung, Wonosobo, dan sekitarnya.


Jumat, 15 Juli 2022

Wilayah Banjarnegara, Banyumas, Batang, Boyolali, Kab./Kota Brebes, Cilacap, Karanganyar, Kebumen, Kab./Kota Magelang, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Kab./Kota Tegal, Temanggung, Wonosobo, dan sekitarnya.


Sabtu, 16 Juli 2022

Banjarnegara, Banyumas, Batang, Kab./Kota Magelang, Kab. Pekalongan, Purbalingga, Temanggung, Wonogiri, dan sekitarnya.

"Dengan adanya prakiraan cuaca tersebut, maka BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari tersebut," kata Sutikno.

Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

Hal tersebut terutama ditunjukkan bagi masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. (pnk)

Baca juga: Pondok Pemuda yang Dikelola Pokdarwis Abyudaya Kutabawa Purbalingga Aktif Kembali

Baca juga: Chord Kunci Gitar Isyana Sarasvati - Masih Berharap

Baca juga: Kronologi Jessica Iskandar Kena Tipu Steven Rp 9,8 M untuk Bisnis Rental Mobil, Kini Pelaku Kabur

Baca juga: Cobain Uniknya Mendoan Ghosting Purwokerto, Spesial untuk Kamu Korban Ghosting

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved