Komunitas Senyum Anak Nusantara Ajak Anak-anak Blotongan Salatiga Ikuti Sekolah Nusantara
Komunitas Senyum Anak Nusantara gelar kegiatan Sekolah Nusantara di RW 6 Kampung Prampelan, Kelurahan Blotongan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.
Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Komunitas Senyum Anak Nusantara gelar kegiatan Sekolah Nusantara di RW 6 Kampung Prampelan, Kelurahan Blotongan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.
Kegiatan ini juga untuk meningkatkan literasi anak-anak usia Sekolah Dasar.
Ketua Pelaksana Sekolah Nusantara, Hanif Naufal Arif mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan selama enam bulan ke depan dengan dua kali pertemuan dalam sebulan.
Ia ingin berfokus pada pengabdian ke anak-anak dan membantu dalam proses pembelajaran formal maupun non formal.
“Kita kan tujuannya untuk menyebarkan senyum anak, lalu kita juga ingin anak-anak bisa berkembang dan bisa mengekspresikan apa yang menjadi kelebihan mereka,” kata Arif kepada Tribunjateng.com, Minggu (17/7/2022).
Arif mengatakan nantinya di setiap kegiatannya akan menerapkan sistem belajar dan bermain agar anak-anak yang ikut tidak cepat merasa bosan.
“Tidak melulu kegiatan pembelajaran seputar sekolah, nantinya juga ada outbond untuk menambah motivasi belajar anak-anak,” jelasnya.
“Kemudian nanti juga ada pohon harapan. Dimana anak-anak bisa menuliskan harapan mereka kedepannya,” tambahnya.
Sementara itu Ketua PKK RW 6 Kelurahan Blotongan, Dina Lia Ervina mengatakan bahwa di RW 6 sebenarnya sudah memiliki Kampung Belajar Bersama sebelum pandemi.
Selama Pandemi pelaksana Kampung Belajar memaksimalkan kegiatannya bersama karang taruna sebagai fasilitator.
“Kegiatan kami sudah terjadwal seminggu tiga kali, dimana anak-anak bisa datang untuk belajar bersama,” kata Dina.
Selain mendampingi untuk menyelesaikan tugas sekolah, pihaknya juga memberikan pembelajaran dalam bentuk skill.
Seperti bagaimana cara berkomunikasi dengan baik dan meningkatkan kemampuan memori anak.
“Kita juga ada kegiatan susur kampung untuk anak-anak agar dapat mengetahui potensi yang ada di lingkungan sekitar,” paparnya. (han)