Berita Regional

Nasib Suram Oknum Satpam Pegadaian Setelah Krim Pesan Whatsapp ke Customer Ajak Check In di Hotel

Nasib oknum satpam Pegadaian viral karena mengajak wanita yang akan menggadaikan barang untuk check in di hotel berakhir suram.

Editor: rival al manaf
Ig @tegar88gym_bengkulu
Tangkapan Layar, tampak seorang wanita yang mendatangi dan mempertanyakan maksud dari oknum satpam yang diduga telah melecehkannya, pada Jumat (15/7/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nasib oknum satpam Pegadaian viral karena mengajak wanita yang akan menggadaikan barang untuk check in di hotel berakhir suram.

Ia  langsung dipecat dari Pegadaian dan dikembalikan ke perusahaan outsourcingnya.

Hal itu disampaikan oleh Pimpinan cabang Penggadaian Bengkulu, Yasrizal.

Baca juga: Barcelona Terancam Tak Bisa Mainkan Lewandowski dan Kessie di Liga Spanyol Gara-gara Frenkie de Jong

Baca juga: Wanita Labrak Oknum Satpam Pegadaian Bengkulu, Akan Gadai Justru Ditawar Puaskan Hasrat di Hotel

Baca juga: Kecurigaan Pak RT saat Ada Laporan Istri Muda Warganya Tewas, Lihat Ada Alat Peraga Kelamin Besar

Baca juga: Begini Nasib Sopir Bus Surabaya - Ponorogo Viral Ngeblong di Madiun Serempet Avanza Hingga Ringsek

 

Oknum satpam tersebut sebelumnya viral di media sosial lantaran diduga melakukan pelecehan terhadap seorang wanita yang merupakan customer Pegadaian Syari'ah Bengkulu.

Keributan itu pun berlanjut hingga pihak keluarga customer naik pitam dan melakukan pengerusakan di kantor Penggadaian Syariah Bengkulu dengan memecahkan kaca depan kantor.

Pihak penggadaian bersama oknum satpam tersebut mendatangi kediaman keluarga customer tersebut dan melakukan perdamaian.

Oknum satpam yang diketahui berinisial UM itu tidak diperbolehkan kembali bertugas di Pegadaian Syari'ah Bengkulu.

Itu, berdasarkan kesepakatan yang dibuat bersama keluarga customer sebagai syarat damai.

"Per hari ini Sabtu (16/7/2022), UM telah kita kembalikan ke Outsourcingnya yang berlokasi di Sumatera Selatan," ujar Yasrizal Pimpinan cabang Penggadaian Bengkulu.

Selain pemindahan tugas UM, ada dua kesepakatan lain agar terjadi perdamaian diantara kedua belah pihak.

 "Yang pertama, pihak pegadaian tidak akan melakukan penuntutan terhadap pengerusakan yang dilakukan oleh keluarga customer, dan yang kedua pihak keluarga juga harus menghapus video yang sempat viral tersebut," ujar Yasrizal.

Viral di Media Sosial

Sebuah video menyebutkan seorang oknum satpam pegadaian di Kota Bengkulu diduga melecehkan seorang pelanggan perempuan viral di media sosial.

Dalam unggahan video tersebut tampak seorang wanita yang mendatangi dan mempertanyakan maksud dari oknum satpam tersebut yang diduga telah melecehkannya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved