Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Antisipasi Harga Gandum Naik Akibat Perang Ukraina, NFA Pacu Konsumsi Pangan Lokal

Perang Rusia dan Ukraina telah mendongkrak harga pangan, termasuk gandum. Hal itu menyusul Ukraina yang merupakan penghasil gandum tidak dapat leluasa

Tayang:
Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/DENI SETIAWAN
Ilustrasi mahasiswa FPB UKSW memanen gandum di Kebun Salaran Desa Wates Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Jumat (14/9/2018) - Perang Rusia dan Ukraina telah mendongkrak harga pangan, termasuk harga gandum. Hal itu menyusul Ukraina yang merupakan penghasil gandum tidak dapat leluasa mengekspor komoditasnya untuk memenuhi pasokan global. 

Jokowi menuturkan, saat ini dunia sedang mengalami kekurangan pangan di mana-mana. Ia pun meminta semua pihak agar waspada, dan memastikan agar ketersediaan pangan Indonesia berada pada kondisi aman.

Menurut dia, kemandirian pangan menjadi faktor yang penting saat ini. Presiden mengajak masyarakat memanfaatkan seluruh lahan dalam berbagai ukuran agar dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.

Jokowi menekankan kepada jajarannya agar tidak hanya berfokus pada satu jenis pangan yaitu beras.

Pengembangan alternatif pangan lain juga didorong, seperti sagu, sorgum, porang, jagung, hingga ketela pohon untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan produksinya. (Tribunnews/Muhammad Zulfikar/TRIBUN JATENG CETAK)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved