Berita Batang

Sembilan Tim Pegawai Lapas Batang Adu Ketangkasan Evakuasi Korban Bencana 

Sirine kebakaran berbunyi nyaring, dengan cepat sejumlah petugas berlari untuk memastikan situasi.

Penulis: dina indriani | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG / DINA INDRIANI
Kepala Lapas Batang, Rindra Wardhana ikut memeriahkan lomba adu ketangkasan evakuasi korban bencana di Lapas Batang, Kamis (21/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Sirine kebakaran berbunyi nyaring, dengan cepat sejumlah petugas berlari untuk memastikan situasi.

Titik api pun diketahui melalap salah satu blok, petugas bergegas memakai alat pelindung diri, dan mengambil alat pemadam kebakaran.

Mereka pun langsung berlari cepat ke  lokasi kebakaran, ternyata ada korban di dalam.

Dengan sigap mereka melakukan upaya penyelamatan korban dengan peralatan yang ada.

Suasana cukup menyulitkan tim saat harus melewati beberapa titik rintangan dengan membawa korban untuk dievakuasi.

Usaha keras dan kehati-hatian diperlukan, hingga ke lokasi yang aman.

Begitulah suasana perlombaan adu ketangkasan yang dilakukan sembilan tim pegawai Lapas Kelas IIB Batang.

"Ini merupakan kegiatan Lapas Batang dalam rangka memperingati HUT ke-77  RI, Hari Dharma Karya Dhike ke-77 dan Hari Pramuke ke-61, kita bekerjasama dengan Kwarcab Batang," tutur Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Rindra Wardhana kepada Tribunjateng.com, Kamis (21/7/2022).

Lebih lanjut dikatakannya, tujuan kegiatan ini juga tak lain untuk memberikan keterampilan kepada pegawai.

"Tentu kita tidak harapkan bencana namun kesiapsiagaan kemampuan kapasitas harus kita bangun dengan lomba seperti ini mereka bisa merasakan bagaimana jika ada suatu bencana dimana pun mereka siap," jelasnya.

Dalam perlombaan itu ada beberapa aspek yang dinilai diantaranya bagaimana melakukan keselamatan diri dan korban, alat yang digunakan, kecepatan waktu juga dihitung sekian menit detik dan menjadi bahan penilaian," ujarnya.

Terkait peralatan keselamatan di Lapas Batang, Rindra mengatakan kelengkapan di Lapas sudah cukup lengkap baik dari pengadaan mau pun yang diberikan oleh Ditjen Pas.

"Untuk jumlah pegawai di Lapas ada 61 sedangkan untuk warga binaan saat ini berjumlah 309 orang," imbuhnya.

Sekretaris Kwarcab Batang Supri Irianto mengatakan ini merupakan satu kerjasama kolaborasi sebagaimana sudah resmi memiliki gugus depan di Lapas Batang.

"Kita apresiasi semangatnya, untuk kegiatan yang dilakukan berbau kepramukaan yaitu penanganan korban di TKP kebakaran yang diharapkan berlanjut di latihan selanjutnya," ujarnya.

Dikatakannya, kerjasama yang dibangun dengan Lapas Batang saat ini sangat baik.

Pihaknya pun telah menyiapkan program-program yang akan dilakukan di Lapas Batang sebagai salah satu pembinaan dan dukungan.

"Sebenarnya program-program sudah ditentukan tapi tertunda Covid-19, nah kegiatan ini menjadi momentum bagi Kwarcab, Kwaran dan Lapas, ke depan kami akan lakukan pembinaan keterampilan yang harapannya bisa rutin dilakukan seminggu atau dua minggu sekali," pungkasnya.(din)

Baca juga: Bimlat Implementasi Kurikulum Merdeka, Guru Purwokerto Selatan Dibekali Platform Merdeka Mengajar

Baca juga: Sopir Kaget Ada Motor Nyelonong, Truk Pengangkut Kertas Terguling di Jalan Lingkar Timur Kudus

Baca juga: Prakiraaan Cuaca Kota Solo Besok Jumat 22 Juli 2022, Diprediksi Berawan Sepanjang Hari

Baca juga: Simak Jadwal Kepulangan Jamaah Haji Asal Kota Pekalongan, Teknis Keluarga Menjemput Seperti Ini

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved