Berita Sragen

Cerita Juru Kunci Makam Pangeran Samudro di New Kemukus Soal Ritual Hubungan Badan

Makam Pangeran Samudro dan ibunya Ontrowulan di New Kemukus Sumberlawang, Sragen, memang memiliki cerita tersendiri di masyarakat.

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Sejumlah peziarah ketika berdoa di Makam Pangeran Samudro di New Kemukus, Sumberlawang Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Makam Pangeran Samudro dan ibunya Ontrowulan di New Kemukus Sumberlawang, Sragen, memang memiliki cerita tersendiri di masyarakat.

Tidak sedikit masyarakat dari Sragen bahkan luar daerah Sragen berbondong-bondong mengunjungi makam yang berada di Dukuh Kedunguter, Desa Pendem, Sumberlawang itu.

Tojiman (80) salah satu juru kunci makam Pangeran Samudro mengatakan kebanyakan masyarakat yang berziarah adalah seorang pengusaha.

Mereka berdoa agar usahanya lancar.

Baca juga: Bekali Para Teknisi Skill Berkendara Aman, Astra Motor Jateng Berkolaborasi dengan Fiber Academy

Baca juga: 7 Potret Sarah Keihl Selebgram Viral yang Jual Keperawanan, Dikabarkan Dekat dengan Verrell Bramasta

Baca juga: Misteri Penemuan Mayat di Saluran Irigasi Purbalingga Terungkap, Polisi Beberkan Identitas Korban

Baca juga: Apa Itu Incognito? Fasilitas Jaminan Privasi Bagi Tamu Hotel, Ini Penjelasannya

"Seng mriki tiang katah, nyuwun e nggeh macem-macem. Seng katah pengusaha, dagang supaya dagangnya lancar, swasta ya banyak (Yang kesini banyak, mintanya ya macam-macam. Yang banyak pengusaha dagang)," kata Tojiman.

Tojiman melanjutkan mereka berasal dari berbagai daerah dari mulai Palembang, Sumatra, Lampung, Cianjur, Ciamis, Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Jakarta,.

Ya, Tojiman mengaku sudah banyak wisatawan asing yang telah mengunjungi makam Pangeran Samudro sebelum adanya Pandemi Covid-19 menyerang.

Sementara itu ketika ditanya mengenai ritual yang mengharuskan berhubungan badan dengan bukan pasangannya itu tidak ada.

"Itu tidak ada (berhubungan badan dengan buka pasangan), tidak benar. Yang benar berdoa saja di sini, mendoakan Pangeran Samudro dan Ontrowulan tetap mintanya sama Allah," lanjut dia.

Tojiman melanjutkan tidak sedikit dari mereka yang berhasil setelah berdoa di makam Pangeran Samudro dan Ontrowulan akan melakukan syukuran berupa "bancaan".

Tujuh Turunan

Tojiman sendiri merupakan salah satu dari lima juru kunci Makam Pangeran Samudro.

Kelima juru kunci merupakan warga asli sekitar makam.

Tojiman mengaku dirinya merupakan keturunan ketujuh yang menjadi juru kunci.

Tojiman mengaku juru kunci makam pangeran Samudro ini berasal dari kakek-kakenya yang menjadi juru kunci.

Baca juga: Unsoed Berdayakan Warga Kalibakung KabupatenTegal Kembangkan Wisata Kesehatan Jamu

Baca juga: Prediksi Bhayangkara FC Vs Persib Bandung Liga 1 2022, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

Baca juga: Erling Haaland Langsung Cetak Gol Dalam 12 Menit, Manchester City Taklukan Bayern Muenchen

"Ada lima juru kunci dari warga sekitar, semua warisan dari simbah-simbah. Saya saat ini keturunan ketujuh," katanya.

Dirinya berjaga setiap hari Minggu. Tojiman juga telah 50 tahun menjadi juru kunci makam Pangeran Samudro.

Untuk pengunjung, dia mengaku saat ini agak berkurang sejak Pandemi Covid-19. Meskipun sekitar makam telah direnovasi juga tidak banyak yang berkunjung ke makam.

"Agak berkurang setelah ada Covid, dulu sebelum Covid tidak terhitung yang datang ke sini. Sekarang ya sepi," tandasnya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved