Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pembunuhan Berencana di Semarang

Apa Penyebab Tewasnya Kopda Muslimin? Ini Hasil Autopsi di RS Bhayangkara Semarang

Pemeriksaan laboratorium toxicology dan phatologi anatomi membutuhkan waktu untuk menuturkan jenis racun yang ada di tubuh Kopda Muslimin.

TRIBUNJATENG,COM, SEMARANG - Tim Forensik gabungan belum bisa memastikan penyebab tewasnya Kopda Muslimin di rumah orangtuanya di Kelurahan Trompo RT 02 RW 01, Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal dalam upaya bunuh diri tersebut.

Autopsi jenazah Kopda Muslimin dilakukan di RS Bhayangkara Semarang itu membutuhkan waktu sekira 2,5 jam, mulai pukul 13.30 dan selesai pukul 16.00. 

Komandan Polisi Militer (Danpom) IV Diponegoro, Kolonel (CPM) Rinoso Budi menuturkan, hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan luka akibat benda tajam maupun tumpul.

Baca juga: Teror Pecah Kaca Mobil di Kota Semarang, Dua Hari Ada Sembilan Kejadian, Kerugian Bervariasi

Baca juga: Ciri-ciri Pria Pencuri Tewas di RSUP dr Kariadi Semarang, Dihajar Satpam Saat Diinterogasi

Hasil pemeriksaan organ dalam Kopda Muslimin didapat tanda mati lemas akibat keracunan.

"Dibutuhkan pemeriksaan penunjang phatologi anatomi yang tidak bisa dilakukan sekarang."

"Hal itu karena membutuhkan waktu sekira 3 hingga 4 minggu."

"Selain itu perlu pengecekan laboratorium toxicology untuk membuktikan," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (28/7/2022).

Kondisi saat jenazah Kopda Muslimin sampai di rumah duka Kelurahan Trompo, Kendal, Kamis (28/7/2022) pukul 17.15.
Kondisi saat jenazah Kopda Muslimin sampai di rumah duka Kelurahan Trompo, Kendal, Kamis (28/7/2022) pukul 17.15. (TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM)

Menurutnya, kematian Muslimin diestimasikan selama 6 sampai 12 jam sebelum pemeriksaan.

Sementara hasil laporan yang diterimanya, Kopda Muslimin tewas pada pukul 07.00.

"Kalau hasil estimasi kematian 6 sampai 12 jam sebelum pemeriksaan sudah betul."

"Bahwa jenazah dinyatakan meninggal pada berkisar pukul 07.00 hingga pukul 07.30," imbuhnya.

Baca juga: Penampakan Imam Sobari Pelaku Mutilasi di Semarang, Kepala Botak Saat Jalani Rekonstruksi di Kos

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Mutilasi Kholidatunnimah, Polres Semarang Temukan Fakta Baru Lagi

Hingga saat ini pihaknya belum bisa menentukan penyebab tewasnya Kopda Muslimin akibat bunuh diri.

Pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan saat ini telah bisa dipastikan.

"Saat ditemukan meninggal di rumah orangtuanya masih dalam pemeriksaan."

"Tidak bisa waktu singkat."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved