Berita Kriminal

Berdalih Kebutuhan Ekonomi, Seorang Janda di Jepara Jadi Pengedar Pil Yarindo

Kasatresnarkoba Polres Jepara AKP Noerbiyanto menjelaskan, janda anak satu itu mendapat barang haram tersebut dari Bandung, Jawa Barat

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Muhammad Yunan Setiawan
SM (22) digiring bersama 7 tersangka lain ke Rutan Polres Jepara, Kamis (28/7/2022). Dia ditangkap pada Sabtu (23/7/2022) karena menjual pil yarindo. 

TRIBUNMURIA.COM, JEPARA - Satresnarkoba Polres Jepara berhasil meringkus SM.

Perempuan 22 tahun itu ditangkap di kamar kosnya, di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Sabtu (23/7/2022) lalu.

Penangkapan ini dilakukan karena tersangka selama ini menjual pil yarindo.

SM termasuk satu dari delapan tersangka yang berhasil ditangkap polisi selama Juni-Juli 2022.

Kasatresnarkoba Polres Jepara AKP Noerbiyanto menjelaskan, janda anak satu itu mendapat barang haram tersebut dari Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Mutilasi Kholidatunnimah, Polres Semarang Temukan Fakta Baru Lagi

Baca juga: Sosok Kopda Muslimin di Mata Tetangga Kendal, Terakhir Terlihat Bersama Istri dan Anak di Moment Ini

Tersangka membeli pil itu secara online. Setiap transaksi SM membeli seribu butir dengan harga Rp 500 ribu.

“Kemudian dijual lagi per 10 butir Rp25 ribu. Sehingga total Rp 2,5 juta,” kata Noerbiyanto saat konferensi pers di Mapolres Jepara, Kamis (28/7/2022).

Dijelaskannya, sasaran penjualan pil ini adalah anak sekolah, tukang, dan teman-teman dekat tersangka

Bisnis penjualan barang haram ini sudah berlangsung selama satu tahun.

Kepada polisi, SM mengaku terpaksa menjerumuskan diri bisnis ke penjualan obat terlarang karena faktor kebutuhan ekonomi.

Sebelumnya, ia pernah bekerja di sebuah pabrik. Namun karena pendapatan pekerjaan itu tidak mencukupi, ia beralih menjual pil yarindo.

Atas perbuatan ini, SM dijerat dengan Pasal Primer 197 subsider Pasal 196 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dia terancam hukuman 15 tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved