Berita Kendal

HUT ke-417 Kendal, Bupati Dico Minta ASN Kurangi Kegiatan Seremonial

Bupati Dico minta agar jajaran ASN di lingkungan pemda kurangi kegiatan seremonial.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama istri Chacha Frederica dan rombongan mengenakan baju batik khas Kendal mengikuti upacara hari jadi ke-417 Kendal, Kamis (28/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-417 Kabupaten Kendal, Bupati Dico meminta agar jajaran ASN di lingkungan pemerintah daerah mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial.

Hal itu dia sampaikan di hadapan p

Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama istri Chacha Frederica dan rombongan mengenakan baju batik khas Kendal mengikuti upacara hari jadi ke-417 Kendal, Kamis (28/7/2022).
Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama istri Chacha Frederica dan rombongan mengenakan baju batik khas Kendal mengikuti upacara hari jadi ke-417 Kendal, Kamis (28/7/2022). (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

ara aparatur sipil negara ketika melaksanakan upacara peringatan hari jadi Kendal, Kamis (28/7/2022) di Alun-alun Kendal.

Dico mengatakan, selama jalannya pemerintahan satu tahun terakhir, banyak program yang tidak dapat terlaksana karena pandemi Covid-19.

Dia berharap, program pembangunan Kendal untuk tahun-tahun ke depan bisa terserap lebih tinnggi. Dengan cara, melakukan inovasi dan terobosan agar program pembangunan bisa berdampak langsung pada masyarakat. 

"Harus bermain optimis karena masyarakat membutuhkan pembangunan yang signifikan. Banyak sekali kegiatan seremoial selama ini tidak tepat sasaran. Sudah ada beberapa yang kami identifikasi agar ke depan bisa dirubah," terangnya.

Dico mencontohkan, beberapa program seremonial yang harus diperbaiki adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat, namun yang dilatih tidak mendapatkan pekerjaan.

Menurutnya, program semacam itu harus segera dievaluasi karena tidak memberikan dampak langsung pada masyarakat. Mulai dari program terkecil, hingga program-program pembangunan berskala besar.

"Kontrol pemerintah dengan birokrasi harus semakin dekat dan ketat. Dengan cara mereformasi birokrasi, merubah wajah lama birokrasi yang kaku dan lamban jadi lebih modern. ASN Kendal ambil jalan perubahan, tidak ada lagi pola pikir lama, kerja linear, dan jangan hanya kerja rutinitas saja," ujarnya.

Dico mengajak ASN Kendal agar terus bergerak dan berinovasi. Pelayanan birokrasi yang ruwet dan berbelit harus dipangkas, serta mengurangi kegiatan yang bersifat rutinitas semata.

"Pastikan program pembangunan bisa dirasakan manfaatnya pada masyarakat dan pastikan layanan selalu meningkat," ujarnya.

Bupati menegaskan, masih ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dengan tuntas ke depan. Utamanya dalam rangka memperbaiki ekonomi daerah. Supaya, bisa membawa masyarakat Kendal lebih sejahtera lagi.

"Harapannya membawa Kendal menjadi satu daerah terbaik di Indonesia. Seluruh program yang kita siapkan mendukung itu, menyelesaikan visi misi, menyiapkan banyak program terkait SDM. Termasuk menargetkan minimal 70 persen dari 10 ribu lapangan pekerjaan yang diharapkan terbuka kembali di KIK, bisa terserap masyarakat Kendal," harap Dico. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved