Berita Sukoharjo

Polres Sukoharjo Tangkap 3 Orang Terkait Kasus Narkoba, 1 Orang Masih Buron

Satuan Reserse Narkoba Polres Sukoharjo berhasil ungkap kasus peredaran narkotika.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Konpers ungkap kasus narkotika oleh Polres Sukoharjo, Kamis (28/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Satuan Reserse Narkoba Polres Sukoharjo berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika (Golongan I bukan tanaman jenis sabu). 

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Sukoharjo, AKP Paryudi, menjelaskan, EJS (36), warga Karangpandan, Kabupaten Karanganyar ditangkap pada 23 Juli 2022. 

Pelaku ditangkap di Dukuh Jatimalang Rt 05/02, Desa Joho, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

“Ketika itu pelaku ditangkap bersama barang bukti 1 paket plastik klip tembus pandang yang di dalamnya terdapat Narkotika (Golongan I bukan tanaman jenis sabu),” terang AKP Paryudi, Kamis (28/7/2022). 

Setelah diinterogasi oleh petugas, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya. 

Ia telah membeli Narkotika dari B, yang sekarang masih dalam pengejaran atau DPO (Daftar Pencarian Orang). 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 (1) dengan hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 20 tahun ditambah  denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 milyar. 

Serta Pasal 112 (1) dengan hukuman penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun ditambah dengan denda minimal Rp 800juta dan maksimal Rp 8 miliar.

Selain kasus tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Sukoharjo juga berhasil mengamankan dua remaja ADT (21) dan ELS (21), warga Teras, Boyolali, pada 15 Juni 2022 lalu. 

Keduanya ditangkap bersama barang bukti 8 plastik klip tembus pandang yang masing-masing berisikan Narkotika (Golongan I bukan tanaman jenis sabu).

Keduanya dijerat Pasal 132 (1) dengan hukuman pidana penjara sama sesuai ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal-Pasal tersebut. 

Serta Pasal 114 (1) dengan hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 20 tahun ditambah denda minimal Rp 1miliar dan maksimal Rp 10 miliar. Dan Pasal 112 (1) dengan hukuman penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun ditambah dengan denda minimal Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved