Berita Kendal

Duta Genre Kendal Diminta Perangi 3 Permasalahan, dari Seks Pra Nikah hingga Narkoba

Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA)

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Pemilihan Duta Genre Kabupaten Kendal 2022 di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Rabu (3/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) menggelar kembali pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Kendal 2022. Dari 67 remaja yang mendaftar, dinobatkan sepasang remaja Dian Ardianshah dari Kecamatan Kota Kendal dan Arbia Kusuma Ibna Abfa dari Kecamatan Boja yang akan menjadi agen perubahan di Kabupaten Kendal dalam satu tahun ke depan.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, duta genre harus bisa menjaga dan menjalankan komitmen untuk kemajuan generasi muda Kendal. Juga harus bisa menjadi agen perubahan yang positif untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan cerdas.

Menurut Dico, ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan bagi duta genre Kendal. Yaitu, bagaimana cara memerangi maraknya pernikahan dini, seks di luar pernikahan, dan penyalahgunaan narkoba.

Ketiga hal itu, katanya, harus bisa ditekan untuk merealisasi program menciptakan generasi 4.0 yang handal. Bagaimana mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa keluarga adalah segalanya yang harus dijaga dengan baik. 

"Duta genre ini perpanjangan tangan pemda dalam memberikan edukasi kepada remaja, harus benar-benar bisa melaksanakan tugas dengan baik.

Karena bagaimanapun akar SDM adalah generasi muda yang harus disiapkan menjadi agent of change," terangnya usai menghadiri grand final Duta Genre Kabupaten Kendal 2022, Rabu (3/8/2022).

Dia memastikan, pemerintah daerah akan intens berkomunikasi dengan duta genre untuk memaksimalkan program kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat. Utamanya bagi generasi muda yang dimiliki Kabupaten Kendal.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kendal, Nur Fuad menyampaikan, dari 67 pendaftar diambil empat pasang terbaik. Masing-masing juara 1,2, dan 3, serta sepasang terbaik kategori influencer.

Dia mengatakan, pemilihan duta genre melalui dua jalur pendaftaran, meliputi pendidikan dan umum dengan usia 16-22 tahun serta belum menikah.

Dalam proses pemilihan, lanjut dia, semua peserta harus mengikuti tes urin oleh BNNK Kendal untuk memastikan terbebas dari narkoba.

Nur Fuad berharap, finalis terpilih duta genre aktif melaksanakan sosialisasi dan promosi keluarga berencana di tengah-tengah masyarakat. Di antaranya membantu pemerintah dalam menekan angka stunting pada anak.

"Duta genre ini amanah dari pemerintah daerah yang harus dilaksanakan sebaik mungkin. Kami berharap betul pada finalis terpilih agar bisa menjalankan program seoptimal mungkin," harapnya. (Sam)

Baca juga: Disdikpora Kudus Tunggu Petunjuk Kementerian Soal Penarikan Buku PPKn

Baca juga: Enam Kesebelasan Ikuti Turnamen Firman Soebagyo Cup 2022 di Desa Kedalon Pati

Baca juga: Sosok Pesulap Merah yang Viral Berseteru dengan Gus Samsudin, Ternyata Adik Seorang Ustadz

Baca juga: Hasil Seleksi Calon Paskibraka, 32 Pelajar SLTA Akan Dibekali Teori Maupun Praktik

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved