Berita Internasional

Setelah Bunuh Pemimpin Al Qaeda, Amerika Peringatkan Warganya yang Bepergian ke Luar Negeri

Pasukan Amerika Serikat (AS) telah membunuh pemimpin Al Qaeda Ayman Al Zawahiri.

Kompas.com/Istimewa
Pemimpin Al Qaeda tewas dibunuh Amerika Serikat di Afghanistan, Senin (1/8/2022). Ini adalah foto Ayman Al Zawahiri, pemimpin kelompok Al Qaeda, saat di Khost, Afghanistan, pada 1998 yang dirilis 19 Maret 2004.(AP PHOTO/MAZHAR ALI KHAN) 

TRIBUNJATENG.COM, WASHINGTON DC - Pasukan Amerika Serikat (AS) telah membunuh pemimpin Al Qaeda Ayman Al Zawahiri.

Kementerian Luar Negeri AS pada Selasa (2/8/2022) memperingatkan warga Amerika yang bepergian ke luar negeri bahwa mereka menghadapi peningkatan risiko kekerasan setelah tewasnya Ayman Al Zawahiri.

Kematian Zawahiri dalam serangan pesawat tak berawak atau drone AS di Kabul, Afghanistan pada akhir pekan lalu mungkin menjadi pukulan terbesar bagi Al Qaeda sejak pembunuhan Osama bin Laden pada 2011.

Baca juga: Amerika Bunuh Pemimpin Al Qaeda yang Disebut sebagai Dalang Serangan 9/11

Terkait penewasan Al Zawahiri, Presiden AS Joe Biden menyatakan bahwa "keadilan telah ditegakkan".

Setelah Al Zawahiri dibunuh, Kementerian Luar Negeri AS pada Selasa mendesak warga Amerika Serikat untuk mempertahankan kewaspadaan tingkat tinggi dan mempraktikkan kesadaran situasional yang baik saat bepergian ke luar negeri.

"Informasi saat ini menunjukkan bahwa organisasi teroris terus merencanakan serangan teroris terhadap kepentingan AS di berbagai wilayah di seluruh dunia," kata Kementerian Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP.

Kementerian Luar Negeri AS mengungkap serangan-serangan ini dapat menggunakan berbagai macam taktik, termasuk operasi bunuh diri, pembunuhan, penculikan, pembajakan, dan pengeboman.

Seorang pejabat senior di pemerintahan Biden mengatakan militan Mesir berusia 71 tahun itu berada di balkon sebuah rumah berlantai tiga di ibu kota Afghanistan ketika menjadi sasaran dengan dua rudal Hellfire pada Minggu pagi.


Itu adalah serangan over-the-horizon pertama yang diketahui oleh AS pada target di Afghanistan sejak Washington menarik pasukannya dari negara itu pada 31 Agustus tahun lalu, beberapa hari setelah Taliban kembali berkuasa.

Taliban mengutuk serangan drone pada Selasa, tetapi tidak menyebutkan korban atau menyebut nama Zawahiri.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "AS Peringatkan Warganya di Luar Negeri Setelah Bunuh Pemimpin Al Qaeda"

Baca juga: 2 Rudal Hellfire AS Tewaskan Pemimpin Al Qaeda Ayman Al Zawahiri

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved