Berita Sukoharjo

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sukoharjo Dilibatkan Antisipasi Kerawanan Pemilu

KPU Sukoharjo mengingatkan Polri dan TNI tak memiliki hak memilih maupun dipilih.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Pelatihan dan Anev Kinerja Bhabinkamtibmas dengan tema ' Sinergitas Polri-TNI dalam Rangka Menghadapi Pemilu 2024' oleh Polres Sukoharjo, Rabu (03/02/22) di Gedung Pertemuan Desa Cangkol Mojolaban Sukoharjo. 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - KPU Sukoharjo mengingatkan Polri dan TNI merupakan alat negara yang bertugas pada aspek pertahanan dan keamanan.

Mereka tak memiliki hak memilih maupun dipilih dalam pemilihan umum. 

Ini disampaikan Anggota KPU Sukoharjo Suci Handayani  pada kegiatan Pelatihan dan Anev Kinerja Bhabinkamtibmas dengan tema ' Sinergitas Polri-TNI dalam Rangka Menghadapi Pemilu 2024' yang diselenggarakan oleh Polres Sukoharjo, Rabu (03/02/22) di Gedung Pertemuan Desa Cangkol Mojolaban Sukoharjo.

"Babinkamtibmas dan Babinsa tidak diperbolehkan untuk terjun ke dalam politik praktis, " katanya,  Kamis (4/8/2022) 

Bhabinkamtibmas dan Babinsa memiliki peran menyangkut permasalahan sosial masyarakat, melakukan pembinaa , hingga deteksi dini dan mediasi agar tercipta kondisi yang kondusif di desa/kelurahan. 

Mereka harus bisa mengantisipasi terjadinya gesekan di masyarakat karena adanya perbedaan dukungan calon presiden ataupun calon anggota legislatif (caleg). 

Polri dan TNI juga bisa berperan melakukan edukasi terkaut maraknya 
berita bohong di media sosial (medsos) menjelang Pemilu, dan melakukan penyuluhan terkait upaya-upaya meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan keamanan di wilayah masing-masing. 

"Diharapkan tugas-tugas tersebut akan mengantisipasi kerawanan dalam Pemilu 2024," katanya

Pihaknya juga meminta dukungan dan kerjasama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk turut menyampaikan sosialisasi dan edukasi Pemilu 2024 kepada masyarakat di wilayah kerjanya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengatakan, peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa sangatlah besar untuk menyukseskan tahapan Pemilu . 

Sebab mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dengan menjaga Kamtibmas, penanganan Covid 19, maupun penanganan PMK. 

AKBP Wahyu mengungkapkan, dalam menghadapi Pemilu, perlu adanya persiapan matang untuk mengantisipasi kerawanan yang terjadi menyertai proses Pemilu. 

“Karena perebutan kekuasaan biasanya akan melakukan berbagai upaya untuk memenangkannya, dan hal tersebut dapat menimbulkan kerawanan. Sehingga hal tersebut perlu diantisipasi sejak dini,” jelasnya. 

Kapolres menekankan anggota Bhabinkamtibmas juga mengemban fungsi intelijen.

Tugasnya antara lain melakukan pencegahan atau mitigasi risiko terkait radikalisme. Jangan sampai sumber radikalisme menjadi gangguan Kamtibmas. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved