Berita Pekalongan

LPM se-Kota Pekalongan Dapat Bimbingan Teknis, Ini Pesan dari Wali Kota Aaf

LPM se-Kota Pekalongan mendapat bimbingan teknis dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: sujarwo
Dinkominfo Kota Pekalongan
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid (kiri) saat memberikan arahan dalam bimbingan teknis yang diikuti oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Ruang Jetayu Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, pada Selasa (2/8/2022) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kota Pekalongan mendapat bimbingan teknis dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Jetayu Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, pada Selasa (2/8/2022) lalu. 

Kepala DPMPPA Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk merefresh tentang peran, fungsi dan kedudukan LPM.

Karena mereka memiliki peran strategis, khususnya dalam meningkatkan dan menggembangkan prakarsa serta swadaya masyarakat.

Pihaknya juga memastikan akan melakukan pemetaan LPM untuk memantau perkembangan kondisi dan melakukan pembinaan.

“Setelah pelatihan peserta, harapannya para ketua LPM ini memahami tentang peran fungsi dan tanggung jawabnya. Sehingga nanti kedepan dia bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di LPM,” katanya.

Suasana bimbingan teknis yang diikuti oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Ruang Jetayu Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, pada Selasa (2/8/2022) lalu.
Suasana bimbingan teknis yang diikuti oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Ruang Jetayu Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, pada Selasa (2/8/2022) lalu. (Dinkominfo Kota Pekalongan)

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, saat ini LPM sudah memiliki paguyuban yang mewadahi. 

Sehingga koordinasi antara pemerintah kota dan LPM sudah lebih baik. 

Aaf berharap, dari bimbingan teknis ini kedepan tidak adalagi salah paham terkait fungsi dan tugas LPM di lapangan. 

“Tadi kita diskusi bareng, ada pengajuan pemanfaatan sarana eks kelurahan untuk kantor mereka. Tapi saya pesan, jangan sampai nanti mereka sudah punya kantor, sudah punya sekretariat, tetapi tidak difungsikan, lebih banyak kosongnya,” pesannya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved