Berita Purbalingga

Rindu Lihat Pesawat, Warga di Sekitar Bandara JBS Purbalingga Menunggu di Depan Pintu Kedatangan

Antusiasme warga melihat pesawat terbang di Purbalingga sepertinya tidak pernah surut. 

permata putra sejati
Penerbangan pertama maskapai Wings Air di Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga, hari ini, Jumat (5/8/2022). Pada penerbangan perdana ini sejumlah calon penumpang adalah para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Purbalingga, Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, hingga Kebumen. Sejumlah warga di Desa Tidu saat berada di depan pintu kedatangan Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jumat (5/8/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA -- Antusiasme warga melihat pesawat terbang di Purbalingga sepertinya tidak pernah surut. 

Dengan adanya keberadaan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga mereka berpikiran akan ada pesawat lalu-lalang setiap hari. 

Tidak heran ada saja yang membawa anak-anaknya dan sanak saudara jalan-jalan ke Bandara hanya menunggu ada pesawat landing atau take off. 

Contohnya apa yang dilakukan oleh warga di Desa Tidu, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga yang menunggu di pinggiran pagar pembatas melihat ada pesawat Wings Air lewat. 

Sejumlah warga sekitar Bandara itu bahkan menunggu di depan pintu kedatangan penumpang melihat seperti apa wujud pesawat Wings Air berwarna putih dan merah. 

"Ia rindu lihat motor mabur (pesawat).

Harapannya ya ada setiap hari, lumayan buat ramai-ramai. 

Ini aja kita tidak tahu ada pesawat lagi tahunya ada bupati datang jadi kita ikutan ke sini ke Bandara," ujar Asih Rahayu kepada Tribunbanyumas.com.

Kebetulan ia datang ke Bandara bersama dengan tetangga dan warga Desa lainnya membawa anak juga. 

Semenjak satu tahun yang lalu memang penerbangan di Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga dikatakan mati suri. 

Apalagi maskapai Citilink sempat tidak mengudara di Purbalingga dikarenakan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta yang direvitalisasi. 

Harapan masyarakat akan ramainya Bandara JBS seperti sama harapan semua pihak agar Bandara dapat lebih aktif dan hidup. 

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan penerbangan pesawat sempat terhenti salah satunya adalah karena adanya revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma. 

"Strategi peningkatan occupancy misalnya adalah mengajak sosialisasi dengan menggaet para influencer, kemudian mengadakan event-event seperti integrated tourism kegiatan even pariwisata dengan penerbangan dengan wings air.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved