Berita Pekalongan

Rukun Warga di Pekalongan Berlomba-lomba Jadi Lingkungan Terbersih Jelang HUTke-77 RI

Perwakilan RW di tiap kelurahan se-Kota Pekalongan berlomba jadi lingkungan terbesih.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: sujarwo
Dinkominfo Kota Pekalongan
Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya (kenakan batik merah muda), secara langsung ikut menilai lomba kelurahan terbersih di Kelurahan Degayu, Kota Pekalongan, Kamis (4/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -  Perwakilan rukun warga (RW) di tiap kelurahan se- Kota Pekalongan saling berlomba-lomba menjadi lingkungan terbesih di Kota Pekalongan. 

Rupanya, mereka mempercantik lingkungan untuk memeriahkan perayaan HUT ke-77 Republik Indonesia. 

Sejumlah 27 kelurahan se- Kota Pekalongan, wajib menunjuk satu perwakilan RW untuk bersaing di lomba kelurahan terbersih.

Kepala Bagian Pemerintah Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, Niluh Sri Setiawati mengatakan, lomba kelurahan terbersih ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat. 

Sehingga masyarakat lebih bersemangat untuk mewujudkan lingkungan lebih sehat dan bersih.

Selain lomba kelurahan bersih, pemerintah kota juga mengadakan lomba seketeng atau gapura.

Sementara untuk pengumuman juara akan diumumkan saat resepsi HUT RI, pada Kamis 18 Agustus 2022, mendatang.

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya (kenakan batik merah muda), secara langsung ikut menilai lomba kelurahan terbersih di Kelurahan Degayu, Kota Pekalongan, Kamis (4/8/2022).
Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya (kenakan batik merah muda), secara langsung ikut menilai lomba kelurahan terbersih di Kelurahan Degayu, Kota Pekalongan, Kamis (4/8/2022). (Dinkominfo Kota Pekalongan)

“Indikator penilaian ada dua kriteria, dari lingkungan kelurahan dan lingkungan pemukiman. Di lingkungan kelurahan, yang menjadi perhatian seperti ruang pelayanan, pojok buku, dan sebagainya.  Lalu di lingkungan pemukiman, seperti jalan, drainase, bank sampah dan RTH,” kata Niluh, Kamis (4/8/2022).

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengatakan, pelaksanaan lomba kelurahan terbersih sangat bagus dan baik.

Sebab dengan adanya tersebut masyarakat akan semakin menjaga kebersihan lingkungannya.

Nantinya upaya untuk menjaga kebersihan itu akan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan. 

Inggit, secara langsung juga hadir untuk melakukan penilaian. 

Ia menilai, beberapa kelurahan sudah memiliki tatanan lingkungan yanh bagus dan bersih.

“Dari penilaian ini sudah ada yang masuk kriteria kelurahan yang bersih, tetapi ada juga yang masih kurang. Harapannya, nanti bisa kita evaluasi bersama sehingga kedepan bisa benar-benar menjadi kelurahan yang bersih dan sehat," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved