Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kolor Semar

Keseruan Acara 'KOLORSEMAR' Dibanjiri Peserta dari Berbagai Kota

Total biaya yang saya habiskan untuk memodifikasi sepeda mencapai Rp7,5 jutaan lebih

Tayang:
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Istimewa
Sepeda Lowrider berjejer rapi di Acara Kolor Semar 

TRIBUNJATENG.COM - Sepeda jenis Lowrider terparkir berbaris memanjang rapi di dalam GOR Satria di Jalan Satria Selatan, Plombokan, Semarang Utara. Sepeda-sepeda tersebut milik para peserta Kontes Lowrider Semarang #2 (Kolorsemar#2), yang berasal dari berbagai kota.

Untuk kedua kalinya lomba ini diselenggarakan dalam rangka mewadahi penggemar Lowrider lintas daerah untuk beradu kreatifitas dalam memodifikasi sepedanya.

Para peserta tersebut antara lain berasal dari Surabaya, Jombang, Kediri, Solo, Blitar, Sragen, Ambarawa, Cirebon, Tangerang, Bekasi, dan Jakarta.

''Ada 35 peserta yang mengikuti Kolorsemar#2 ini. Kami menggelar acara ini dalam rangka menjalin silaturahmi di antara komunitas Lowrider se-Indonesia.

Acara diadakan selain untuk menunjukkan bakat penunggang Lowrider dalam mengkreasi sepedanya, juga sebagai ajang reuni para penggemar Lowrider,'' kata Ketua Panitia Kolorsemar, Mohammad Faqih, saat ditemui disela-sela kontes di GOR Satria, Minggu (7/8).

Panitia terlihat serius dalam proses penilaian
Panitia terlihat serius dalam proses penilaian

Menurut Faqih, ada enam kategori kelas yang dipertandingkan dalam kontes ini.

Kategori kelas under 20 custom, radical custom 20, mild 20 custom, street 20 custom, restorasi 20, dan custom 24/26.

Mereka diminta memodifikasi atau custom sepedanya semenarik dan serumit mungkin.

Adapun kriteria penilaian kontes meliputi kerumitan membuat ukir-ukiran tertentu di sepeda, penampilan sepeda yang bagus, keaslian spare part.

Suasana Keriuhan acara Kolor Semar
Suasana Keriuhan acara Kolor Semar

''Ajang seperti ini sangat menyenangkan karena semua Lowrider dari berbagai daerah bisa berkumpul dalam satu tempat.

Peserta mulai berdatangan dari luar kota sejak Sabtu sore (6/8).

Banyak yang menginap di mes kompleks GOR Satria. Agar lebih gayeng, kami juga menyuguhkan hiburan musik dangdut. Guna memeriahkan acara dan menghibur peserta yang telah hadir jauh-jauh dari luar kota,'' tambah ia.

Goweser asal Cirebon Lowstreet Lowrider, Fahmi, mengatakan, ia berangkat dari kota asalnya sejak Kamis pagi (4/8).

Seorang diri dari kota asal, dia menggowes sepedanya tanpa lelah demi menghadiri acara tersebut.

''Saya sampai GOR Satria pukul 15.00 pada Jumat sore (5/8).

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved