Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Membangun Nilai dan Semangat Sumpah Pemuda melalui Model Snowball Throwing

Pendidikan memiliki beberapa unsur penunjang dalam proses pelaksanaannya salah satunya guru.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Eko Budiprayitno, S.H., SMP N 1 Kandangserang Kabupaten Pekalongan 

Oleh: Eko Budiprayitno, S.H., SMP N 1 Kandangserang Kabupaten Pekalongan

Pendidikan memiliki beberapa unsur penunjang dalam proses pelaksanaannya salah satunya guru.

Guru merupakan profesi yang memiliki peran yang amat penting dalam peningkatan kualitas pendidikan dan sebagai sumber informasi bagi peserta didik.

Hasil belajar yang dicapai peserta didik dipengaruhi oleh dua faktor utama yakni faktor dari diri peserta didik dan faktor faktor lingkungan.

Hasil belajar yang diperoleh peserta didik sangat berbanding lurus dengan kualitas pembelajaran, artinya bahwa semakin baik kualitas pembelajaran maka semakin baik hasil belajar yang diperoleh.

Pada dasarnya tujuan dari pembelajaran adalah mendidik dan memberi bekal kemampuan kepada peserta didik untuk mengembangkan diri sesuai bakat, minat, kemampuan dan lingkungannya, serta berbagai bekal peserta didik untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.

Kemampuan dan keterampilan guru dalam memilih dan menggunakan berbagai model pembelajaran harus senantiasa ditingkatkan.

Ketidaktepatan guru dalam menentukan model dalam pembelajaran, akan menyebabkan  kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran termasuk pembelajaran PPKn.

Upaya meningkatkan hasil belajar PPKn, perlu dikembangkan model pembelajaran inovatif yang dapat mendorong peserta didik untuk aktif belajar.

Model pembelajaran juga mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik, yang berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik termasuk di SMP N 1 Kandangserang Kabupaten Pekalongan.

Salah satu model pembelajaran yang menarik dan dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn peserta didik adalah model Snowball Throwing.

Model snowball throwing diterapkan dengan menggunakan penekanan latihan soal yang dikerjakan secara berkelompok dan dirangkai dalam permainan bola-bola kertas agar lebih menarik bagi peserta didik.

Snowball throwing merupakan model pembelajaran yang membagi murid dalam beberapa kelompok.

Isjoni (2010:16) menjelaskan bahwa Snowball throwing merupakan model pembelajaran yang menggunakan bola pertanyaan dari kertas yang digulung bulat berbentuk bola kemudian dilemparkan secara bergiliran di antara sesama anggota kelompok.

Pertanyaan dibuat oleh peserta didik bersumber pada materi yang diajarkan dengan tujuan merangsang peserta didik mengemukakan pertanyaan sesuai dengan topik yang sedang dibicarakan dalam pembelajaran.

Disamping membuat pertanyaan, peserta didik juga dilatih untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh temannya dengan baik.

Model snowball throwing mengajak peserta didik untuk lebih aktif dalam belajar.

Sesuai dengan tahap perkembangannya, pada usia ini anak lebih aktif dalam mengembangkan kemampuan psikomotoriknya lebih dari usia-usia yang lain.

Snowball throwing bertujuan untuk melatih peserta didik agar tidak takut dalam memberikan pertanyaan kepada peserta didik lain dengan bentuk menyerupai bola yang terbuat dari kertas dan menyampakan pesan atau pertanyaan tersebut kepada sesama anggota.

Pada prinsipnya, pembelajaran snowball throwing melibatkan peran aktif peserta didik dalam kelompok belajar.

Model snowball throwing merupakan salah satu variasi atau tipe dari pembelajaran kooperatif yang mengadopsi permainan fisik yaitu menggunakan kertas yang dibentuk menyerupai bola kemudian secara bergiliran dilemparkan kepada sesama anggota kelompok untuk menjawab pertanyaan.

Melalui model snowball throwing ini suasana kelas yang dinamis dapat terbentuk dan mampu memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik untuk mengembangkan keterampilan dalam menyimpulkan suatu informasi dalam konteks nyata dan keadaan yang kompleks.

Pembelajaran snowball throwing yang dilaksanakan di SMP N 1 Kandangserang Kabupaten Pekalongan pada pembelajaran PPKn kelas delapan materi tentang Nilai dan semangat Sumpah Pemuda Tahun 1928 dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika ini mampu menciptakan iklim atau suasana pembelajaran yang menyenangkan dan meningkatkan motivasi peserta didik.

Melalui pembelajaran snowball throwing, peserta didik mampu meningkatkan pemahaman terkait konsep-konsep dasar dan ide-ide melalui adanya pemberian informasi pengetahuan yang dilakukan oleh peserta didik.(*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved