Berita Kendal

UPDATE : Satreskrim Polres Kendal Perdalam Kasus Temuan Kerangka Manusia di Pasigitan Boja

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Agus Budi Wahyono menerangkan, pendalaman kasus temuan kerangka manusia di Dusun Ngumpul

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Agus Budi Wahyono menerangkan, pendalaman kasus temuan kerangka manusia di Dusun Ngumpul, Desa Pasigitan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal memasuki babak baru.

Saat ini, pihaknya masih terus menggali temuan fakta-fakta dan keterangan saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk bisa mengungkap identitas utuh dan penyebab kematian.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri yang telah diungkap tim Forensik Polda Jateng, agar segera melapor ke pihak kepolisian.

"Setelah hasil autopsi keluar kemarin, diketahui kerangka tersebut berjenis kelamin laki-laki, usia 25-35 tahun. Ada satu temuan terkait tato di kulit dada kerangka bertuliskan 'Alif Budiman' yang berhasil diidentifikasi. Barangkali ini menjadi awal titik terang kasus ini bisa diselidiki lebih lanjut," terangnya saat ditemui di Mapolres Kendal, Rabu (10/9/2022).

AKP Agus menegaskan, saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut apakah ada tindak kekerasan yang dimungkinkan dalam kasus ini.

Dia menjelaskan, bahwa temuan adanya bekas benda tumpul di bagian dada dan tulang rusuk pada hasil forensik tidak cukup kuat mengarah pada tindak kekerasan.

Karena, katanya, bekas yang ditandai dengan resapan darah pada tulang dada dan tulang iga bisa jadi disebabkan oleh faktor lain, seperti jatuh.

"Hasil forensik yang kami terima tidak ditemukan adanya kekerasan. Memang masih terbatas karena belum bisa mengungkap apa faktor penyebab kematiannya," jelas Agus. 

Saat ini, Satreskrim Polres Kendal tengah berupaya melakukan pendalaman, pencarian bukti, dan keterangan lain supaya kasus kerangka ini bisa segera terpecahkan.

Pihaknya terus mempertajam penggalian fakta-fakta di lokasi kejadian dan perkampungan sekitar.

Selain itu, lanjut AKP Agus, Satreskrim Polres Kendal bekerjasama dengan Polres Semarang untuk mengungkap identitas dari kerangka yang ditemukan, karena wilayah yang menjadi TKP penemuan berbatasan langsung dengan Kabupaten Semarang.

"Saat ini kami sudah lakukan olah TKP sekali. Kami akan terus berupaya lakukan pendalaman di lokasi dan zona perkampungan sekitar.

Termasuk meminta keterangan warga, perangkat desa, keamanan perkebunan, dan warga terdekat. Karena memang penuturan warga, aliran sungai yang menjadi lokasi penemuan itu, biasanya arusnya menjadi besar ketika musim hujan," jelasnya.

AKP Agus menegaskan, banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam melangsungkan penyelidikan temuan kerangka ini. Katanya, mulai dari faktor alam seperti berkaitan dengan aliran sungai, kawasan hutan, juga kondisi kerangka yang diperkirakan lebih dari 1 bulan pasca kematian. 

"Sampai saat ini, kami belum menerima laporan kehilangan terkait temuan kerangka ini," tuturnya. (Sam)

Baca juga: Tradisi Sedekah Laut di Kendal, Warga Larung Sesaji Kepala Kambing dan Miniatur Kapal

Baca juga: Warga Kaligondang Purbalingga Tewas Saat Membersihkan Kebun

Baca juga: Prediksi Persib Bandung Vs PSIS Semarang Liga 1 2022, Maung Bandung Tanpa Robert Rene Alberts

Baca juga: UPDATE : Sosok IAMB Membunuh Temannya Siswa SMP di Grabag Magelang, Ini Alasannya

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved