Berita Sragen

Diduga Frustasi Memiliki Sakit Menahun, Sastro Terjun ke Sungai Bengawan Solo Disaksikan Keponakan

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Sastro Utomo Sugiman di Bengawan Solo.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Istimewa/PMI Sragen
Tim SAR gabungan ketika melakukan pencarian Sastro Utomo Sugiman (53) di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Dukuh Prayungan, RT 30, Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen, Minggu (14/8/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Sastro Utomo Sugiman (53) di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Dukuh Prayungan, RT 30, Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen.

Warga Dukuh Ngrampal, RT 33, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen itu terjun dari Jembatan Sapen ke aliran sungai Bengawan Solo, Minggu (14/8/2022), sekira pukul 11.15 WIB.

Untuk mencari korban, diterjunkan tim water rescue beserta peralatannya di bawah kendali BASARNAS Pos Surakarta. Hingga saat ini SAR gabungan masih melakukan pencarian.

Kepala BPBD Sragen, Agus Cahyono saat dikonfirmasi Tribunjateng.com mengatakan pencarian terkendala debit aliran sungai yang cukup tinggi. Mengingat wilayah Sragen Sabtu malam diguyur hujan.

"Pencarian terkendala debit aliran sungai yang cukup tinggi. Kondisi sungai Bengawan Solo TMA Kedungupit Elevasi 67,67 Mdpl siaga hijau pukul 12.45 WIB," katanya.

Agus Cahyono menerangkan kejadian bermula ketika korban mengajak ponakan korban yang juga menjadi saksi, Rian (18) pergi dengan membonceng motor dengan alasan korban bosan di rumah.

Sesampainya di tengah jembatan Sapen, korban mengajak Rian untuk kembali ke rumah.

Saat hendak berbelok, korban turun dari motor dengan cara melompat. Setelah melompat dari motor, korban lalu berlari melompat terjun ke Bengawan Solo.

"Saat korban melompat dari motor, Rian berusaha mengejar korban yang akan melompat ke Bengawan Solo."

"Keterangan saksi, saksi sempat memegang korban. Tetapi karena tidak kuat maka korban terlepas dan jatuh tercebur di aliran sungai Bengawan Solo," terang Agus.

Tim SAR gabungan ketika melakukan pencarian Sastro Utomo Sugiman (53) di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Dukuh Prayungan, RT 30, Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen, Minggu (14/8/2022).
Tim SAR gabungan ketika melakukan pencarian Sastro Utomo Sugiman (53) di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Dukuh Prayungan, RT 30, Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen, Minggu (14/8/2022). (Istimewa/PMI Sragen)

Agus melanjutkan korban memiliki ciri-ciri memiliki kulit sawo matang, rambut pendek ikal dengan tinggi ± 170 cm dan berat badan ± 60 kilogram.

Korban terakhir mengenakan pakaian kaos pendek putih dari partai dengan sambar Joko Widodo dan celana pendek warna coklat.

Untuk sementara, penyebab kejadian diduga korban mengalami sakit menahun yakni liver. Dalam pencarian korban, Agus mengatakan 30 personil diterjunkan.

Selain dari BPBD, SAR gabungan terdiri dari unsur Polri, TNI, PMI Sragen, Puskesmas Sragen, PSC 119 Sukowati Sragen, Tagana, Resi, SAR MTA, Rapi, Himalawu, Potensi atau Relawan SAR Sragen hingga warga sekitar. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved