Berita Nasional

3 Alasan Bharada E Cabut Kuasa Deolipa Yumara, Pengacara yang Baru: Beberapa Rahasia Bocor

Menurut Ronny, Bharada E mengungkapkan ketidaknyamanan atas pengacara sebelumnya, yakni Deolipa, kepada orang tuanya

Editor: muslimah
Kolase Tribun Jakarta
Kuasa hukum Bharada E, Andreas Nahot Silitonga menganggap kliennya adalah seorang pahlawan. Sehari kemudian Bharada E dianggap sebagai tersangka. 

TRIBUNJATENG.COM - Ronny Talapessy menjelaskan kronologi ia kini menjadi pengacara Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu

Menurutnya, ada tiga alasan kenapa Bharada E mencabut kuasa Deolipa Yumara sebagai kuasa hukumnya sebelum Ronny.

Yang pertama, Ronny mengatakan bahwa kuasa hukum Bharada E sebelumnya, Deolipa Yumara, terlalu sibuk 'manggung' daripada mengurus kliennya.

"Bharada E ini merasa bahwa lawyer-nya ini (Deolipa) tidak maksimal mendampingi dia, karena sejak hari pertama tanda tangan kuasa, bukan mempelajari kasus ini tetapi lawyer lama ini malah turun press conference (konferensi pers)," kata Ronny ketika dihubungi KOMPAS.TV, Minggu (14/8/2022).

Baca juga: Video Detik-detik Seorang Remaja Tewas Tertabrak Saat Hadang Truk di Tengah Jalan Tol

Baca juga: Kisah Cinta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Sempat Diwarnai Perpisahan dan CLBK, Pacaran Sejak SMP

Kedua, Ronny mengungkapkan, Deolipa membocorkan beberapa rahasia Bharada E kepada media, sehingga membuat Bharada E merasa tidak nyaman.

"Ada beberapa hal mengenai kerahasiaan antara klien dan pengacara, itu dibocorkan ke media, ke publik. Itu Bharada E tidak merasa nyaman," jelas Ronny.

Pengacara Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ronny Talapessy
Pengacara Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ronny Talapessy (YouTube/DPD PDI Perjuangan Jakarta)

Ketiga, orangtua Bharada E ingin anaknya didampingi kuasa hukum yang profesional.

"Ketiga, keluarga, orangtua (Bharada E -red), mau lawyer yang profesional yang mendampingi Bharada E, karena mengingat ancaman hukumannya ini tinggi," ungkapnya.

Menurut Ronny, Bharada E mengungkapkan ketidaknyamanan atas pengacara sebelumnya, yakni Deolipa, kepada orang tuanya.

Oleh karena itu, orang tua Bharada E meminta Ronny menggantikan Deolipa sebagai kuasa hukum Bharada E.

"Karena merasa lawyer-nya ini (Deolipa) tidak profesional. Ini pernyataan Bharada E ya," imbuh Ronny.

Sebelumnya seperti diberitakan , Bharada E mencabut kuasa Deolipa Yumara dan Boerhanuddin sebagai pengacaranya pada 10 Agustus 2022.

Pencabutan kuasa itu ia tulis dalam surat yang diketik dengan bubuhan materai dan tanda-tangan Eliezer.

Deolipa Yumara menunjukan surat pencabutan khuasa Bharada E - Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, akan menggugat mantan kliennya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Selain itu juga akan menggugat Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, dan pengacara Bharada E yang baru, Ronny Talapessy.
Deolipa Yumara menunjukan surat pencabutan khuasa Bharada E - Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, akan menggugat mantan kliennya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Selain itu juga akan menggugat Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, dan pengacara Bharada E yang baru, Ronny Talapessy. (kompastv)

“Dengan ini saya selaku pemberi kuasa menyatakan mencabut kuasa tersebut terhitung sejak tanggal surat ini ditandatangani,” tulis Bharada E dalam surat tersebut.

Bharada E mengatakan surat kuasa kepada Deolipa dan Boerhanuddin sudah tidak berlaku lagi. 

“Dengan pencabutan surat kuasa ini, maka surat kuasa tertanggal 8 Agustus 2022 sudah tidak berlaku dan tidak dapat dipergunakan lagi dan karenanya advokat dan konsultan hukum pada kantor Law Office Deolipa Yumara dan Burhanuddin Associates Counselor of Law tidak lagi memiliki hak dan kewenangan untuk melakukan tindakan hukum dalam hal yang sebagaimana tercantum di dalam kuasa tersebut.” Tulisnya. 

Dalam surat tersebut, Bharada E juga mengaku membuat surat dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan. 

“Surat pencabutan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun," tulisnya. (Kompas TV)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved