Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Catat, Ini 5 Ikon Kuliner di Kota Semarang yang Wajib Dicoba

Saat mengunjungi Kota Semarang, jangan lupa untuk mencoba lima kuliner legendaris super lezat berikut ini.

Penulis: And | Editor: APS
ISTIMEWA
Lumpia original khas Semarang, Loempia Lanny. 

TRIBUNJATENG.COM – Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memperingati hari ulang tahunnya setiap tanggal 15 Agustus dan hari ini merupakan hari jadinya yang ke-72 tahun.

Adapun dari sekian banyak kota yang ada di Jawa Tengah, Kota Semarang adalah kota yang paling banyak dikenal masyarakat. Pasalnya, kota yang dikenal sebagai Venice van Java tersebut merupakan ibu kota dari Provinsi Jateng.

Selain menjadi pusat administrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, dota Semarang juga memiliki banyak bangunan bersejarah yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari Kota Lama, Tugu Muda, hingga Lawang Sewu.

Tak hanya itu saja, Kota Semarang juga memiliki segudang kuliner tradisional yang patut untuk dijaga kelestariannya.

Berbagai pilihan kuliner tersedia untuk memanjakan para penikmat kuliner di Kota Semarang, mulai dari makanan ringan, makanan berat, hingga minuman es yang menggugah selera.

Wah, apa saja ya pilihan kulinernya? Ayo simak lima kuliner legendaris khas Semarang yang patut dicoba seperti yang telah dirangkum oleh Tribunjateng.com.

1.  Lumpia

Lumpia original khas Semarang, Loempia Lanny
Lumpia original khas Semarang, Loempia Lanny (ISTIMEWA)

Pasti banyak yang sudah tahu bahwa Kota Semarang identik dengan lumpia. Sejak dahulu hingga sekarang, lumpia dan Kota Semarang memang sulit untuk dipisahkan.

Sebab, camilan yang satu ini selalu menjadi primadona bagi warga lokal maupun para wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Semarang.

Penganan yang berisikan olahan tunas bambu (rebung) dan daging ini biasa disajikan dengan cara digoreng atau dikukus sesuai selera.

Ada beberapa toko lumpia legendaris yang sudah terkenal dan terjamin rasanya sejak ratusan tahun yang lalu. Salah satunya adalah Lunpia Cik Me Me yang sudah berdiri sejak lebih dari 150 tahun.

Selain itu, ada juga Loenpia Mbak Lien yang masih eksis sejak 1930 dan kini dikelola oleh generasi kelima, serta Loempia Lanny yang sudah berdiri sejak 1988.

2. Mie Kopyok

Mie Kopyok Pak Dhuwur
Mie Kopyok Pak Dhuwur (ISTIMEWA)

Bagi pecinta kuliner dengan bahan dasar bakmi, Anda harus mencoba kuliner khas Semarang yang satu ini, yaitu Mie Kopyok.

Mie Kopyok menjadi sajian kuliner khas Semarang yang cocok dihidangkan saat cuaca sedang dingin atau di musim penghujan.

Mie Kopyok adalah perpaduan antara mie dengan lontong, tahu pong, dan tauge yang kemudian disiram dengan kuah kaldu.

Kopyok dalam bahasa jawa berarti diaduk, sehingga mie kopyok diartikan sebagai mie yang diaduk. Kudapan satu ini sudah ada sejak 1970, dimana yang pertama kali berjualan adalah Pak Dhuwur.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved