Berita Semarang
Universitas Ivet Jalin Kerjasama Terselenggaranya Pasar Apung Kota Semarang
Implementasi kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka salah satunya berkolaborasi.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Implementasi kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka salah satunya adalah berkolaborasi bersama mitra baik dari stakeholder terkait maupun dunia usaha dan dunia industri.
Kolaborasi ini untuk mewujudkan tercapainya Indikator Kinerja Utama (IKU) diantaranya mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat dan praktisi mengajar di dalam kampus.
Pengembangan ini dilaksanakan Universitas Ivet (Unisvet) dengan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), kedua belah pihak pada tanggal 10 Agustus 2021 dengan Nomor MoU 019.6/358/2021 dan 1324/UNISVET.H/E/VIII/2021.
Sebagai luaran kegiatan tersebut dilaksanakan aktivitas yang sarat dengan inovasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mengusung hiburan rakyat dengan memanfaatkan potensi ekologi kota Semarang yaitu sungai banjir kanal barat berupa pasar apung.
Disampaikan oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Universitas Ivet Dr. Luluk Elyana, M.Si., menyampaikan Universitas Ivet memiliki fakultas yang erat berhubungan dengan inovasi tersebut yaitu Fakultas Kemaritiman.
Pihaknya menyambut baik kerja sama tersebut serta mendukung terselenggaranya pasar apung.
Luluk juga menyampaikan terima kasih pada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan semua pihak di jajaran Pemkot Semarang yang sangat mendukung kemajuan perguruan tinggi.
"Kami sampaikan banyak terima kasih karena dengan berkenan berkolaborasi bersama Fakultas Kemaritiman Universitas Ivet mewujudkan hiburan rakyat yang inovatif," ungkapnya seusai pembukaan di Sungai Banjir Kanal Barat Semarang pada Minggu (14/8/2022) pagi.
Pasar Apung ini dibuka oleh Hendrar Prihadi dengan sangat meriah bersama taruna-taruni Universitas Ivet dan masyarakat yang hadir di area lokasi Pasar Apung.
Dalam sambutannya Hendrar menyampaikan Banjir Kanal Barat merupakan realisasi program pariwisata Jateng yang bernuansa kenangan sejarah kota Semarang sebagai kota Bahari.
"Dahulu Semarang sebagai kota bahari bersanding dengan Jakarta atau Batavia. Dengan pasar apung ini, ekologi kota Semarang dan Budaya Semarangannya terungkap kembali," terangnya.
Hendrar juga menyampaikan terima kasih atas dukungannya kepada semua instansi penyelenggara dan instansi pendukung.
Ucapan terima kasih juga disampaikan pada Universitas Ivet yang telah menyiapkan perahu kapal utk pengunjung yang hendak berbelanja makanan khas Semarang di pasar apung ini.
Pada kesempatan ini, Dekan Fakultas Kemaritiman Universitas Ivet Ratna Kurniawan, M.T., sempat berkeliling di area lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mou-pasar-apung4.jpg)