Berita Kudus

Notaris DFH Dilaporkan Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Tandatangan‎

Janda tua, Solikah (50), warga Desa Blimbing Kidul, Kaliwungu, Kabupaten Kudus melaporkan tiga orang atas dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Catur waskito Edy
Raka F Pujangga
Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kudus melakukan pemeriksaan obyek sengketa di Desa Blimbing Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jumat (29/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Janda tua, Solikah (50), warga Desa Blimbing Kidul, Kaliwungu, Kabupaten Kudus melaporkan tiga orang atas dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan.

Laporan tersebut telah disampaikan ke Polres Kudus pada 23 Maret 2022 dan masih dalam tahap penyelidikan.

Kejadian itu membuat Solikah kehilangan sebidang tanah sertifikat hak milik (SHM) di Desa Blimbing Kidul, ‎Kaliwungu, Kudus.

Pengacara pelapor, Teguh Susanto menyampaikan, ‎kliennya tidak pernah merasa menghibahkan tanah kepada siapa pun.

Pihaknya melakukan gugatan perdata dan pidana untuk mengungkap pelaku yang terlibat.

"Kalau perdata, kami berusaha memperoleh hak atas kerugian materiil klien kami. Di samping itu kami adukan tindak pidananya agar dapat mengungkap pelakunya," ujarnya, Selasa (16/8/2022).

Menurutnya, tanah itu merupakan milik Solikah dan Sumardi yakni mantan suami pelapor yang telah ‎meninggal dunia pada 3 Desember 2020.

Tanah tersebut sudah dibeli sejak tahun 1995 bersama mantan suaminya tersebut.

"Pada bulan Januari 2020 anak pelapor mengecek ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), kepemilikannya tiba-tiba sudah berubah," ujarnya‎.

Pada 26 Februari 2020, pelapor juga mendapatkan salinan yang isinya pemberitahuan peralihan hak atas tanah kepada Feni Rahayu dan Fina Widya dengan dasar peralihan hak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved