Berita Semarang

Rotary dan Pemkot Semarang Resmikan Air Mancur di Depan Gereja Blenduk Kota Lama

Rotary District 3420 beri bantuan kepada Pemkot Semarang berupa taman air mancur.

Penulis: hermawan Endra | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Hermawan Endra
Suasana peresmian Air mancur berada di depan Gereja Blenduk yang dilakukan Wali Kota Semarang, Wakil Wali Kota Semarang dan Rotary District 3420. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rotary District 3420 memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berupa taman air mancur  di kawasan Kota Lama Semarang, tepatnya di depan Gereja Blenduk, Senin (15/8). 

Hal itu dilakukan sebagai upaya mempercantik wisata heritage di Kota Lama Semarang, serta memberikan tanda terima kasih kepada Pemkot Semarang yang sudah mendukung kegiatan dari Rotary District 3420.

Pemberian bantuan diserahkan secara langsung ke Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sekaligus menandatangani prasasti peresmian taman air mancur. Turut hadir pula Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

District Governer Rotary District 3420 periode 2021-2022, Sindy Bachtiar menyampaikan pemberian taman air mancur merupakan tanda terima kasih kepada Pemkot Semarang yang sudah mensuport kegiatan Rotary

"Untuk saat ini, kita mendonasikan air mancur untuk Kota lama Semarang agar tambah cantik. Dan nanti juga sebagai kelanjutan akhir daripada Distrik Project untuk di tahun saya itu ada projek toilet, kita akan mendonasikan juga kepada Pemkot Semarang, "kata Sindy.

Pembangunan taman air mancur tersebut dibangun di kawasan Kota Lama lantaran pusat pariwisata di Kota Semarang. Selain itu, Rotary District 3420 melihat taman yang dibuat air mancur seperti tidak keurus. Melihat hal itu, Rotary langsung menginisiasi untuk memberikan bantuan berupa taman air mancur.

"Ya, karena ini adalah pusat dari tourism yang ada di Kota Semarang yang lagi happening Kota Lama. Kemudian juga kita lihat kemarin, tamannya terkesan enggak keurus. Lalu dari Disperkim menyarankan untuk bisa mendirikan air mancur di depan Gereja Blenduk yang dianggap spot baik sebagai publik image," ucapnya. 

Sindy menyebut pihaknya merampungkan pembangunan taman air mancur itu sekitar tiga minggu.  Pemberikan bantuan seperti ini, tidak hanya dilakukan sekali. Ia mengaku pihaknya sudah beberapa kali memberikan bantuan kepada pemerintah Kota Semarang. 

"Kami memberikan tali asih ke pemerintah Kota Semarang dari rotery, memang sudah banyak memberikan tali asih kepada pemerintah kota Semarang, selain air mancur juga ada toilet yang disebar di kota lama Semarang," jelasnya.

District Governor Rotary District 3420 tahun 2022 - 2023 Lina Soeratman menambahkan, pihaknya untuk tahun ini akan fokus pada tiga sasaran yakni keragaman, kesetaraan dan inklusi.

Tak hanya itu, dia mengaku pihaknya juga akan melibatkan pemberdayaan peremuan. Menurutnya dengan meningatkatkan hal tersebut, menjadi salah satu cara meningkatkan perekonomian.

"ini kita juga memperdayakan anak perempuan akan melipat gandakan perekonomian," ucapnya.

Pasca pandemi kata Lina, menjadi salah satu target juga untuk melesaikan sektor pendidikan maupun perekonomian, yang sempat kurang maksimal saat covid 19.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengucapkan terima kasih kepada  Rotary Distrik 3420 yang selalu memberikan support untuk Kota Semarang. Menurutnya, Rotary bukan pertama kalinya memberikan bantuan kepada Pemkot Semarang.

Sebelumnya,  pihaknya juga menerima bantuan office perpustakaan dan bantuan untuk pandemi Covid-19 berupa sembako, westafel maupun lainnya.

Suasana peresmian Air mancur berada di depan Gereja Blenduk yang dilakukan Wali Kota Semarang, Wakil Wali Kota Semarang dan Rotary District 3420.
Suasana peresmian Air mancur berada di depan Gereja Blenduk yang dilakukan Wali Kota Semarang, Wakil Wali Kota Semarang dan Rotary District 3420. (Tribun Jateng/Hermawan Endra)

"Taman cantik yang ada di kawasan Kota Lama Semarang merupakan supporting dari kawan- kawan Rotary 3420. Mudah-mudahan  apa yang diinginkan untuk berkolaborasi membangun Kota Semarang bisa terjaga dengan baik dan bisa dirawat seluruh masyarakat kota Semarang, "ungkap Hendi.

Hendi menilai taman ini sangat keren dan menambah daya tarik pariwisata di Kota Semarang.

"Ya keren bagus,  orang yang datang bisa adem dan berfoto atau selfi posting di Instagram. Jadi, bentuknya pun senafas dengan Kota Lama, keren, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved