Berita Blora
Moeldoko: Anak Muda Harus Miliki Karakter Kuat, Jangan Lembek Dicubit Sedikit Sudah Teriak-teriak
Kastaf Kepresidenan RI Moeldoko sampaikan pentingnya anak muda miliki karakter kuat.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Dr. H. Moeldoko menyampaikan pentingnya anak muda memiliki karakter kuat.
Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Kamis (18/8/2022) di Auditorium Prof. Wuryanto Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang.
Dr. Moeldoko menekankan pentingnya anak muda memiliki karakter kuat.
Sebab, kata dia, di masa depan, anak muda tidak lagi bertindak sebagai generasi pewaris, melainkan generasi penentu masa depan.
"Masa depan bukan di pundak kalian, tapi masa depan ada di tangan kalian. Jadi jangan lembek. Dicubit sedikit sudah teriak-teriak," seru Moeldoko, saat menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan di hadapan mahasiswa baru dan civitas akademika Unnes.
Moeldoko menegaskan, kekuatan seorang pemimpin ada pada karakternya.
Sementara kunci keberhasilan kepemimpinan efektif adalah kepemimpinan yang mempertimbangkan kondisi lingkungan, dan kebutuhan secara relatif.
"Apalagi saat ini kita menghadapi perubahan yang sangat cepat, penuh risiko, kompleks, dan penuh kejutan. Untuk itu, kepemimpinan harus adaptif dan mampu menjawab kebutuhan," terangnya.
Dr. Moeldoko juga mengungkapkan, bahwa pemerintah sudah menyiapkan pondasi agar anak muda melakukan lompatan besar untuk menuju Indonesia Maju 2045.
Fondasi tersebut, sebut dia, berupa pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan kesehatan.
Ia menjelaskan pembangunan SDM melalui Kartu Indonesia Pintar, beasiswa, dan program-program pelatihan.
"Sementara untuk kesehatan, saat ini kita fokus untuk menurunkan angka stunting. Ini semua disiapkan untuk mewujudkan generasi-generasi unggul," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Moeldoko juga menggaungkan lima agenda besar Indonesia Maju Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Lima agenda besar itu ialah hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam, optimalisasi sumber energi bersih dan ekonomi hijau, perlindungan hukum, sosial, politik, dan ekonomi untuk rakyat, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara.
"Ini perlu saya sampaikan, agar kampus dan mahasiswa Ini memahami persoalan politik pemerintahan," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kastaf-presiden-moeldoko1.jpg)