Berita Regional
Ambulans Terjebak, Ibu Hamil Nyaris Melahirkan di Tengah Banjir
Warga Desa Cendana Putih, Kecamatan Bone, itu terpaksa harus mengejan di tengah banjir yang mulai setinggi lutut.
TRIBUNJATENG.COM, GORONTALO - Banjir bandang menerjang Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Oktavia Hippy tak pernah berpikir banjir akan menerjang di hari kelahiran anaknya.
Warga Desa Cendana Putih, Kecamatan Bone, itu terpaksa harus mengejan di tengah banjir yang mulai setinggi lutut.
Baca juga: Dugaan Pungli Pengangkatan Guru Honorer: Pejabat Dinas Pendidikan DKI Terbitkan SK Asli tapi Palsu
Panik dan takut banjir semakin tinggi, pihak Puskesmas Bone lantas mengevakuasi Oktavia ke tempat aman menggunakan mobil ambulans.
Tak tahu, air yang semakin deras dan tinggi, justru membuat mobil yang menangkutnya, terjebak.
Sebab, Puskesmas Bone berada di Desa Masiaga, dan wilayah ini jadi satu dari tiga desa yang diterjang banjir.
Situasi semakin parah, kala petugas puskesmas panik.
Beruntung, mobil bisa keluar dari air banjir yang mulai tinggi, dan tiba di RS Tombulilato yang berada 18 km dari puskesmas Bone.
“Allhamdulilah pasien berhasil diselamatkan.
Mobil bisa keluar dari situasi genting.
Pasien hamil berhasil mencapai RS Tombulilato,” ungkap Wirda Husain, Kepala Puskesmas Bone.
Sebelumnya diketahui, banjir bandang menerjang Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango.
Banjir mulai menerjang sejak siang, Senin (22/8/2022). Hingga kini, data sementar BPBD setempat melaporkan, sekitar 900-an jiwa yang terdampak.
Sejumlah prosedur evakuasi pun dilakukan.
TNI dan Polri ikut bergerak.
Dua regu dengan belasan tim, diterjunkan bersama perahu karet. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribungorontalo.com dengan judul Ibu Hamil di Bone Pesisir-Gorontalo Nyaris Melahirkan di Tengah Banjir
Baca juga: Hindari Polisi, Pemotor Malah Alami Kecelakaan Maut, Pembonceng Tewas Terlindas Mobil Tangki
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/banjir-di-semarang-kaligawe.jpg)