Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pemuda Bunuh Ayah dan Lukai Pamannya, Berawal Teguran untuk Cari Kerja

Pemuda berinisial GS (20) tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, S (46).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Lombok
PELAKU PEMBUNUHAN - Pelaku pembunuhan ayah kandung, GS, diamankan di Mapolres Sumbawa. (TRIBUN LOMBOK/ISTIMEWA) 

TRIBUNJATENG.COM, LOMBOK TIMUR - Pembunuhan terjadi di Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (28/4/2026) malam.

Pemuda berinisial GS (20) tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, S (46).

Kasi Humas Polres Sumbawa Ipda Mulyawansyah mengungkapkan, peristiwa tragis tersebut dipicu perselisihan keluarga.

Baca juga: Awalnya Dikira Kecelakaan, Dua Remaja Tewas di Parit Ternyata Korban Pembunuhan

Kejadian ini juga sontak membuat warga sekitar geram dan nyaris melakukan aksi main hakim sendiri kepada terduga pelaku.

Mulyawansyah menceritakan, peristiwa ini berawal dari perselisihan keluarga pada Senin (27/4/2026), saat korban S menegur anaknya agar mencari pekerjaan. 

Teguran tersebut berujung ketegangan hingga korban sempat menampar GS.

Meski pada malam harinya korban sempat membawa GS berobat ke Puskesmas karena mengeluh sakit dada, pelaku diduga masih memendam dendam.

"Puncaknya terjadi pada Selasa malam. Cekcok kembali pecah di kediaman mereka. GS yang tersulut emosi langsung mengambil pisau dapur dan menusuk dada sebelah kiri ayahnya," tutur Mulyawansyah saat dihubungi pada Rabu (29/4/2026).

Tak hanya itu, paman pelaku berinisial M yang berusaha melerai juga ikut menjadi korban serangan. 

Ia menderita luka robek di bagian lengan dan paha.

Kedua korban dilarikan ke Puskesmas Utan, namun nyawa ayah pelaku tidak tertolong akibat luka tusuk yang fatal.

"Sempat dilarikan ke Puskesmas Utan, tapi ayah pelaku tidak bisa tertolong karena luka tusuk yang sangat parah, sedangkan paman korban masih bisa tertolong," ungkapnya.

Ipda Mulyawansyah menambahkan, setelah kejadian, keluarga korban dan warga sempat tersulut emosi dan mencoba menghakimi terduga pelaku. 

"Beruntung kesigapan personel Polsek Utan berhasil mengevakuasi GS dari kepungan massa untuk diamankan ke Mapolsek," terangnya.

Terduga pelaku kemudian diserahkan ke Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Sumbawa pada pukul 23.25 WITA untuk penyidikan lebih lanjut. 

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved