Berita Regional

Ditjenpas Temukan Sabu dan Ganja saat Sidak Lapas Subang, 23 dari 33 Napi Positif Narkoba

Inspeksi mendadak dilakukan Ditjenpas Kemenkumham di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIA Subang, Jawa Barat.

Tribunnews
ilustrasi narkoba 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Inspeksi mendadak dilakukan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIA Subang, Jawa Barat. 

Sejumlah barang terlarang diemukan dalam sidak di lokasi.


Disampaikan Direktur Keamanan dan Ketertiban (Ditkamtib) Ditjenpas Abdul Aris, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan melakukan deteksi dini dan giat Satops Patnal sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.

Baca juga: Hari Ini Sang Ayah Wakili Brigadir J Wisuda di Universitas Terbuka

Tak hanya itu, hal ini sebagai kegiatan Pengoptimalan tugas dan fungsi pada P2U, Penguatan integritas terhadap petugas Lapas serta melaksanakan penggeledahan rutin di blok hunian.

“Kami Komitmen 3 Kunci Pemasyarakatan Maju harus tetap menjadi pedoman pelaksanaan tugas khususnya di pengamanan,” kata Abdul Aris kepada wartawan, Senin (22/8/2022).  

Ditjenpas Kemenkumham menggelar inspeksi dadakan
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham menggelar inspeksi dadakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang, Jawa Barat.

Diketahui, mengacu pada Surat Perintah Direktur Keamanan dan Ketertiban nomor : PAS. 5-KP.04.01-155 tahun 2022 tentang Kegiatan Satops Patnal Pas pada tanggal 19 -21 Agustus 2022 di Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat, tim Ditjenpas terus berkomitmen untuk melaksanakan 3 Kunci Pemasyarakatan Maju guna menjaga keadaan UPT agar tetap tertib, aman dan kondusif.

Aris menyebut, kegiatan tersebut juga dilaksanakan sebagai upaya untuk melakukan pemeriksaan dan memberi sanksi Register F terhadap narapidana yang terbukti melanggar aturan.

Lalu, memindahkan narapidana yang positif mengkomsumsi narkoba ke Nusakambangan, melakukan pemeriksaan terhadap pejabat struktural serta evaluasi terhadap tamping.

 
“Tidak ada kata pembiaran bagi siapa saja yang terbukti menggunakan narkotika,” ujarnya.

Mantan Kadivpas Jawa Barat ini menambahkan, berdasarkan hasil giat penggeledahan satopspatnal di salah satu UPT Pemasyarakatan di Jawa Barat, yakni Lapas Kelas IIA Subang, berhasil menemukan barang terlarang yakni sabu dan ganja.

“Kegiatan satopspatnal ini merupakan salah satu upaya deteksi dini terhadap lapas dan rutan,” terangnnya.

Dari hasil razia kamar dan tes urine di Lapas Kelas IIA Subang didapatkan temuan berupa 2 paket ganja dengan bruto sebanyak 24,22 gram serta pipet kaca (alat hisap sabu) sebanyak 52 buah.

Sedangkan, narapidana dinyatakan positif metafetamin sebanyak 23 orang dari 33  orang.

Kepala Lapas Kelas IIA Subang Tommi Hendri menyatakan, akan terus mengawasi pelaksanaan satopspatnal di wilayahnya guna menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas kelas IIA Subang.

“Hasil temuan tersebut akan kami evaluasi serta kami berikan hukuman bagi narapidana berupa pemindahan ke lapas Nusakambangan serta bagi oknum lapas berupa hukuman disiplin,” katanya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Temukan Narkoba saat Sidak Lapas Subang, Ditjenpas Akan Lakukan Pemeriksaan Pejabat Struktural

Baca juga: Agen Judi Togel di Suruh Semarang Sudah Lebih dari 10 Tahun, Sekarang Tutup Dahulu

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved