Breaking News
Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 1

Seruan Tagar #Sergioout Ramai di Sosmed Pasca PSIS Kalah melawan Persebaya Surabaya  

Usai Kekalahan PSIS Semarang melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan keenam BRI Liga 1 2022/2023, Seruan tagar #SergioOut bermunculan di sosmed.

ist/instagram, facebook
percakapan Sergio Alexandre menjawab pesan dari netizen beredar di media sosial 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Usai Kekalahan PSIS Semarang melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan keenam BRI Liga 1 2022/2023, Seruan tagar #SergioOut bermunculan di sosmed.

PSIS menelan kekalahan tipis 1-0 saat menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (23/8/2022) sore kemarin.

Kelengahan di penghujung laga yang tidak mengantisipasi pergerakan bebas Marselino Ferdinan menjadi petaka bagi tim Mahesa Jenar. Marselino mencetak gol roket pada menit 95. Persebaya menang tipis 1-0.

Pasca kekalahan, muncul seruan agar pelatih Sergio Alexandre mundur dari posisinya.

Bahkan tagar #SergioOut trending di twitter.

Beredar juga video suporter PSIS melakukan protes kepada tim yang hendak meninggalkan Stadion Gelora Bung Tomo pasca pertandingan.

"Sergio out, Sergio out," ucap para suporter yang melakukan demo.

Suporter menginginkan adanya penyegaran di kursi pelatih kepala oleh karena pelatih saat ini dinilai miskin taktik.

Hal ini juga dinilai sebagai penyebab buruknya permainan PSIS di enam laga awal Liga 1 2022/2023 dengan rincian tiga kali kalah, dua kali menang, dan satu kali seri.

PSIS mengumpulkan tujuh angka dalam enam pertandingan awal Liga 1 musim ini. Angka produktifitas gol PSIS juga -1. Yakni tujuh kali memasukkan gol, dan delapan kali kebobolan.

PSIS sejauh ini juga masih belum mampu mencatatkan cleansheet. 

3 kali kekalahan PSIS Semarang didapat di kandang lawan yakni saat lawan Arema FC, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.

Sementara Sergio Alexandre dalam jumpa pers usai kekalahan atas Persebaya menyebut, taktik yang disiapkan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Rencana yang kami siapkan tidak berjalan dengan baik. Kami juga kalah di menit akhir," ungkapnya. (*)

Baca juga: Kakek Sanrusman Warga Cimanggu Ditemukan Mengambang Di Sumur Sedalam 12 Meter

Baca juga: Objek Wisata Waduk Cacaban Tegal Rencana Dibuka Oktober Mendatang, Berikut Fasilitas Terbarunya

Baca juga: Pemprov Jateng Bangun Jembatan Senilai Rp200 Juta Penghubung Dua Kampung di Jepara 

Baca juga: Webinar Kebangsaan LDII Ungkap Resep Rahasia Bangsa Indonesia Tidak Terpecah Menjaga Keutuhan Bangsa

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved