Tol Semarang Demak

Intip Progres Pembangunan Tol Semarang-Demak, Hingga Jenis Bambu Ajaib Material Penopang Tol

Dalam membangun proyek infrastruktur perlu menggunakan beragam material yang khusus, penggunaan tersebut juga berlaku bagi Jalan Tol Semarang - Demak.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Catur waskito Edy
IST PT PP dan WIKA
Foto Terbaru Proyek Tol Semarang-Demak 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dalam membangun proyek infrastruktur perlu menggunakan beragam material yang khusus, penggunaan tersebut juga berlaku bagi Jalan Tol Semarang - Demak.

Bicara soal material pembangunan, pada Tol Semarang - Demak menggunakan material yang unik dalam pengerjaannya.

Seperti dikutip dari situs Kementrian PUPR, material tersebut adalah bambu.

Alasan penggunaan bambu lantaran tanah yang menjadi lokasi pembangunan Semarang-Demak memiliki karakteristik tanah lunak (very soft soil).

Bambu tersebut, digunakan sebagai matras yang berguna untuk meningkatkan daya dukung tanah dasar menjadi lebih kuat.

Matras bambu tersebut, rencananya akan dipasang 17 lapis.

Penggunaan material bambu telah diuji.

Pengujian yang dilakukan terdiri dari dua jenis yaitu uji tarik sistem matras bambu dan uji lentur sistem matras bambu.

Tujuannya untuk mengetahui perilaku dari bambu yang dirangkai menjadi matras saat mengalami gaya tarik dalam arah horisontal serta gaya tekan pada arah tegak lurus.

Mungkin banyak pertanyaan terkait jenis bambu apa yang digunakan untuk melengkapi material proyek infrastruktur tersebut.

Penggunaan jenis bambu tersebut ada beraneka ragam, namun utamanya jenis bambu yang paling digunakan adalah Bambu Ampel.

"Bambunya ada beranekaragam jenisnya, macam-macam namun yang kita pakai paling banyak adalah jenis Bambu Ampel," ucap Direktur Utama PT PP Jalan Tol Semarang - Demak, Siswantono kepada Tribunjateng.com Kamis 25 Agustus 2022.

Bambu tersebut akan menjadi matras timbunan yang digunakan di tanggul laut.

"Jadi sebagai dasar reklamasi atau timbunannya untuk dasar tanggul laut," ucapnya.

Terkait progres pembangunan Jalan Tol Seksi II hingga saat ini pihaknya sudah mencapai pembangunan sekitar 90 persen.

"Nantinya prediksi akan segera beroperasi pada bulan Januari tahun 2023," katanya.

Untuk pintu masuk dan keluar tol Semarang-Demak ada dua, yakni untuk sementara di Sayung dan Jalur Lingkar Demak-Kudus. (*)

Baca juga: Harga Telur Terus Meroket, Pembuat Kue dan Roti di Kota Semarang Kelimpungan 

Baca juga: Korban Kebakaran di Desa Kedalon Dapat Bantuan dari Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro

Baca juga: Nikita Mirzani Unggah Filter Viral TikTok Ferdy Sambo Seusai Diisukan Punya Bekingan Polri

Baca juga: Apa Itu Kompolnas? Ini Tugas, Anggota dan Dasar Hukum Lembaga Kepolisian Nasional

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved