Berita Semarang
Banser Siap Tertibkan Perjudian di Jawa Tengah
Organisasi masyarakat siap membantu memberantas perjudian di Jawa Tengah.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Organisasi masyarakat siap membantu memberantas perjudian di Jawa Tengah. Termasuk diantaranya 1,2 Juta anggota Banser yang akan dikerahkan untuk memberantas perjudian.
Sekretaris LBH Ansor Jawa Tengah, Dr H M Taufik Hidayat SH MH menyayangkan penegakan hukum terhadap perjudian hanya terkesan menyasar bandar kecil dan tidak menyentuh bandar besar.
Menurutnya, hingga saat ini judi online masih bertebaran.
"Saya melihat tidak ada ketegasan dan serius untuk memberantas judi terutama judi online. Tanggapan kami tidak serius mereka," ujar Taufik saat dihubungi tribunjateng.com, Kamis (25/8/2022).
Menurutnya, Banser juga akan dikerahkan untuk menertibkan jika masih terdapat perjudian yang masih buka. Pihaknya siap bersinergi dengan kepolisian untuk menertibkan perjudian.
"Kami sudah banyak bukti Banser telah membubarkan perjudian di daerah Genuk beberapa waktu lalu. Facebook juga ada videonya. itulah bukti banser ikut menertibkan," jelasnya.
Ia memastikan anggota Banser siap untuk membubarkan perjudian. Hingga saat ini total keseluruhan anggota Banser yang terdata di Jateng berkisar 1,2 juta.
"Sebanyak 1,2 juta anggota banser siap memberantas perjudian di Jateng," tandasnya.
Terpisah Ketua Gerakan Anti Maksiat Indonesia (GAMI) Jateng, Ahmad Robani Albar, menuturkan sesuai perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo seharusnya pemberantasan perjudian dilakukan tidak pandang bulu. Pihaknya meminta adanya perintah Kapolri, Polisi lebih melakukan penindakan secara tegas.
"Dulu tahun 2020 pernah ditangkap 72 pelaku judi se Jawa tengah. Karena ini perintah Kapolri menurut saya lebih tegas lagi daripada pengungkapan 2020," ujarnya.
Menurutnya, penindakan yang dilakukan saat ini masih setengah tegas. Dirinya merasa penindakan belum menyentuh bandar.
"Yang ditangkap masih kroco, pengepul maupun pengedar atau baru bandar," tutur dia.
Dia menilai selain judi togel, judi online masih sangat merebak. Bahkan praktik judi online dilakukan secara terang-terangan menawarkan.
"Togel juga terang-terangan menjual di jalanan dan dikampung-kampung. Tetapi setelah ada peristiwa Irjen Sambo mulai tanggal 17 Agustus mulai tiarap. Tapi saya berharap ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum yakni Kepolisian tingkat Polda Jateng dan seluruh Polres di Jateng untuk menindaklanjuti Kapolri," imbuh pria yang juga menjabat sebagai Ketua LBH Nahdlatul Ulama.
Dikatakannya sebelum adanya kejadian tersebut telah bergerak untuk memberantas perjudian. Pihaknya telah menggerakan anggota GAMI untuk ikut memberantas.
"Di Genuk saya yang menggerakkan bersama teman-teman Germas, Hanya beberapa yang ditutup," ujarnya.
Ia menuturkan hingga saat ini telah memintas anggota GAMI untuk terus memonitor. Praktek perjudian online mulai tiarap setelah tanggal 17 Agustus 2022.
"Sebelum tanggal 17 masih banyak pas tanggal 17 adanya perintah Kapolri pada tiarap semua," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sekretaris-LBH-Ansor-Jawa-Tengah-Dr-M-Taufik-Hidayat-SH-MH.jpg)