Berita Kudus
Soal Tuduhan Pendemo yang Menuntutnya Dicopot dari Jabatann Sekda Kudus, Sam'ani: Pelu Pembuktian
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris tidak keberatan dengan aksi demo yang menuntut dirinya agar dicopot
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris tidak keberatan dengan aksi demo yang menuntut dirinya agar dicopot dari jabatannya.
Dia juga berterima kasih atas aksi oleh sejumlah orang yang mengatasnamakan Aliansi Solidaritas Rakyat Akar Rumput di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jumat 26 Agustus 2022.
Dalam aksi tersebut Sam'ani menyempatkan diri menemui peserta aksi.
Beberapa di antaranya ada yang disalami. Kemudian juga sempat foto bersama.
Baca juga: Ternyata Tak Cuma DPRD, Sejumlah Kantor Dinas Pati Juga Jadi Sasaran Maling Dokumen, Ini Kata Polisi
Baca juga: Terbaring Lemah, Tukul Arwana Digenggam Erat Egha Prayudi: Aku Hanya Ingin Membuatmu Bangga
"Terima kasih atas masukannya, nanti kami evaluasi," kata Sam'ani.
Terkait tuduhan yang dialamatkan kepada Sam'ani oleh peserta aksi, baginya itu perlu pembuktian.
"Nanti kami pelajari tuduhan betul apa tidak dan terima kasih, santai saja dengan senyum santun baik-baik saja," kata dia.
Aksi yang dipimpin oleh Achmad Fikri tersebut menuntut agar Sekda Kudus bisa bekerja sesuai dengan tugas pokok berikut fungsinya.
Menurut Fikri, Sekda harus serius dalam bekerja.
Di antara tugas yang melekat pada Sekda yakni sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Selain itu Sekda juga terlibat dalam Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
"Jangan kemudian aktivitas (Sekda) banyak dilakukan sosialisasi, mobilisasi massa (untuk) kepentingan 2024," kata Fikri.
Dugaan kepentingan Pilkada 2024 itu, kata Fikri, ditandai dengan adanya pembagian kaus berlabel SAI.
Label ini memang melekat dengan sosok Sam'ani Intakoris.
Dari berbagai tuntutan itu, para peserta aksi meminta agar Sam'ani dicopot dari jabatannya.
Menanggapi hal tersebut, kata Sam'ani, dalam pencopotan ASN ada mekanismenya sendiri.
"Saya sebagai PNS enjoy saja," kata Sam'ani. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sekda-Kudus-Samani-Intakoris-2022.jpg)