Berita Semarang

Kombes Iqbal: Tempat Perjudian Disebut Youtube Telah Tutup 1,5 Tahun Lalu

Pria berinisial D bikin pengakuan lokasi judi Jateng di channel youtube QUOTIENT TV.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pria berinisial D membuat pengakuan lokasi judi di Jawa Tengah.

D mengaku  secara gamblang di channel youtube QUOTIENT TV bahwa terdapat tempat judi besar di wilayah Semarang tepatnya jalan Hasanudin dan wIlayah dekat Akademi Kepolisian (AKPOL).

"Ada ratusan mesin Kasino di kafe terletak di Hasanudin dan di daerah Candi yang berjarak 1.200 meter dari gedung Akpol. Ada ratusan mesin-mesin Kasino. Kalau ada Polisi datang dipersilahkan bicara dengan ini," ujarnya pada youtube tersebut.

Menurutnya, lokasi perjudian tersebut disebut sebagai kawasan Ferdy Sambo. Polisi yang datang ke lokasi itu langsung pulang.

"Kalau dipikir jarak gedung Akpol hanya 1200 meter dan disitu juga ada Polsek masak ya tidak tahu ada kawasan perjudian. Tapi karena ini kawasan Ferdy Sambo," tuturnya.

Ia menyebut omset yang dihasilkan tempat judi di dua lokasi tersebut bisa mencapai Rp sampai 4 miliar dalam waktu semalam. Bahkan judi itu lolos dari grebekan.

"Yang ditangkap judi online di Tegal, Demak yang omsetnya 15 ribu. 

Adanya konten Youtube tersebut, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy berterima kasih adanya informasi itu. Polda tetap berkomitmen untuk memberantasan perjudian dan praktek ilegal lainnya.

"Setelah dilakukan pengecekan lokasi  perjudian yang dimaksud dalam youtube dan medsos lainnya bahwa  lokasi tersebut sudah tutup 1,5 Tahun yang lalu dan kami pastikan tidak ada kegiatan," tuturnya saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Senin (29/8/2022).

Namun Iqbal tidak menjawab saat ditanya faktor penyebab ditutupnya kawasan perjudian tersebut apakah digrebek atau tutup dengan sendirinya. Pihaknya mempersilakan kepada masyarakat untuk memberikan informasi jika masih melihat kegiatan perjudian.

"Laporan Informasi Online pada akun Resmi atau melaporkan pada kepolisian terdekat, pasti akan segera direspon," tutur dia.

Ia berterimakasih atas partisipasi masyarakat dalam memberikan laporan. Namun pihaknya agar masyarakat melakukan cek and ricek informasi yang bertebaran di media sosial.

Terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam memberikan laporan Cek , Ricek kembali informasi yang banyak bertebaran di Media Sosial. Bijak Bermedsos," tandasnya.

 (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved