Berita Batang

Tes Kejujuran yang Jadi Modus Oknum Guru Agama di Batang Lecehkan Puluhan Siswi, TKP di Sekolah

Dalam menjalankan aksi cabulnya, oknum guru agama berstatus Pegawai Negeri Sipil ( SMP di wilayah Kecamatan Gringsing,Batang bermodus tes kejujuran

Penulis: dina indriani | Editor: muslimah
dina indriani
Oknum guru pelaku pencabulan, Agus Mulyadi saat menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polrses Batang, Selasa (30/8/2022). Saat ini jumlah korban sudah mencapai 13 orang. Ia melakukan perbuatannya di sekolahan 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dalam menjalankan aksi cabulnya, oknum guru agama berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) SMP di wilayah Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang bermodus tes kejujuran.

Korban ada yang dilecehkan bahkan sampai disetubuhi.

Kejadian berlangsung di lingkungan sekolah.

Kasus tersebut terungkap setelah ada laporan dari orangtua siswi.

Baca juga: Detik-detik Bharada E Ambil Pistol di Mobil Sebelum Menembak Brigadir J, Sempat Temui 2 Sosok Ini

Baca juga: Mahasiswa di Solo Dipaksa Minum Air dari Kloset, Sandal Jadi Barang Bukti, Ini Motif Para Pelaku

Terbaru, yang melapor ke Polres Batang semakin bertambah.

Saat ini jumlah korban yang melapor mencapai 13 orang.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Yorisa Prabowo.

"Hari ini ada enam laporan baru, sebelumnya tujuh laporan sudah kami proses, dan kemungkinan akan bertambah nanti akan dirilis," tuturnya kepada Tribunjateng.com saat ditemui, Selasa (30/8/2022).

Lebih lanjut, dalam pengakuan  sementara, tersangka mengaku melakukan tindakan asusila pada lebih dari 20 siswi.

"Ini masih didalami lebih lanjut, dalam proses," ujarnya

Oknum guru yang melakukan perilaku bejat itu bernama Agus Mulyadi (33) warga Kabupaten Kendal dan merupakan guru agama dan juga sebagai pembina OSIS di sekolah

Modus pelaku mencabuli siswi melalui kegiatan OSIS, dengan beralasan melakukan tes kejujuran kemudian tersangka melakukan pelecehan ke alat vital para korban. 

Untuk kejadian itu berlangsung dalam kurun waktu sekitar Juni sampai Agustus yang kami ketahui, 

"Ada beberapa yang dilecehkan. Ada beberapa juga yang disetubuhi, masih kami kembangkan, informasi sampai 30-an," tuturnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved