Breaking News:

PGN

PGN Suplai Gas Bumi 17.5 BBTUD ke FajarPaper, Dukung Implementasi Transisi & Teknologi Hemat Energi

Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, mengoptimasi layanan gas bumi untuk mendukung keberlanjutan PT Fajar Surya Wisesa Tbk atau Fajar Paper.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
PGN Suplai Gas Bumi 17.5 BBTUD ke FajarPaper, Dukung Implementasi Transisi & Teknologi Hemat Energi 

TRIBUNJATENG.COM, BEKASI – Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, mengoptimasi layanan gas bumi untuk mendukung keberlanjutan PT Fajar Surya Wisesa Tbk atau Fajar Paper dengan menyalurkan gas bumi sampai dengan 17.5 BBTUD.

Sebelumnya, PGN melayani kebutuhan gas bumi FajarPaper menggunakan skema seasonal selling dimana volumenya disesuaikan dengan kebutuhan dalam periode tertentu.

PGN Suplai Gas Bumi 17.5 BBTUD ke FajarPaper, Dukung Implementasi Transisi & Teknologi Hemat Energi
PGN Suplai Gas Bumi 17.5 BBTUD ke FajarPaper, Dukung Implementasi Transisi & Teknologi Hemat Energi (IST)

Kini penyaluran gas bumi ke FajarPaper merupakan kontrak jangka panjang sampai tahun 2035 yang diikat dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG).

PJBG ditandatangani oleh Sonny Rahmawan Abdi selaku General Manager Sales and Operation Regional II PGN dan Yustinus Yusuf Kusumah selaku Direktur PT Fajar Surya Wisesa.

PGN Suplai Gas Bumi 17.5 BBTUD ke FajarPaper, Dukung Implementasi Transisi & Teknologi Hemat Energi
PGN Suplai Gas Bumi 17.5 BBTUD ke FajarPaper, Dukung Implementasi Transisi & Teknologi Hemat Energi (IST)

Pemenuhan gas ke FajarPaper berasal dari dari portfolio alokasi pasokan Gas PT PGN Tbk di Jawa Bagian Barat yang disalurkan menggunakan pipa South Sumatera West Java (SSWJ) dan pipa distribusi dedicated hilir milik PT PGN Tbk.

Ke depan FajarPaper berencana akan melakukan pengembangan Gas Turbin dan 1 unit Paper Mill, sehingga penyaluran gas diharapkan akan meningkat menjadi 28-30 BBTUD.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz mengatakan bahwa PGN akan menjaga performa layanan dalam menyediakan infrastruktur gas yang memadai dan ketahanan pasokan yang terjaga agar nilai lebih dari gas bumi dapat diserap pelanggan bisa optimal.

“Fajar Paper sebagai industri, erat kaitannya dengan dampak multiplier effect bagi masyarakat dan perekonomian. Diantaranya adalah penambahan lapangan kerja dan peningkatan daya saing produk dalam negeri,” ujarnya.

FajarPaper merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi packaging kertas yang berkedudukan di Kab. Bekasi, Indonesia.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1988 dan memiliki 8 mesin kertas dengan kapasitas produksi sebesar 1,5 juta ton per tahun, dan memiliki satu anak perusahaan yang berada di Surabaya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved