Berita Blora
Terkait Kebijakan Penyesuaian Harga BBM, Warga Blora Diimbau Jangan Panik
Terkait kebijakan penyesuaian harga BBM, masyarakat Blora diimbau jangan panik.
Penulis: ahmad mustakim | Editor: sujarwo
TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Terkait kebijakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM), masyarakat Blora diimbau untuk jangan panik.
Seperti diketahui harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax harga masih stabil.
Sedangkan BBM non-subsidi yakni Pertamina Dex, Pertamax Turbo, dan Dexlite mengalami penurunan harga.
Hal tersebut sesuai informasi yang tertulis di website resmi pertamina.com.
PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blora, HM. Fattah mengatakan untuk cermat dengan situasi terkini, akan masifnya pemberitaan naiknya BBM ini.
"Jangan sampai panik. Ini tidak kita harapkan. Sebelum atau menjelang. Tetap berfikir jernih," ucapnya kepada tribunmuria.com, Kamis 1 September 2022.
Dikatakannya, kebijakan yang ada tentu dengan perhitungan yang cermat dan hati-hati.
Pemerintah juga tidak ingin naiknya harga BBM ini memicu inflasi yang demikian tinggi.
"Jangan sampai daya beli masyarakat jadi rendah ini, harga-harga tinggi ini juga tidak diinginkan pemerintah," terangnya.
Ia berharap kenaikan tersebut tidak terlalu tinggi, masih terjangkau sehingga tidak memberatkan masyarakat.
"Kita harap juga subsidi itu bisa mungkin, itu bisa dialihkan ke bantuan-bantuan sosial," usulnya.
Terpisah, Ketua PC Muhammadiyah Blora, Widodo mengimbau kepada pemerintah untuk bisa mengkaji ulang tentang kebijakan tersebut.
"Jikalau ada dari kita masyarakat, aktivis, ingin menyampaikan aspirasinya, dengan cara yang arief dan bijaksana," ungkapnya.
"Agar kondusifitas di wilayah Kabupaten Blora ini bisa berjalan dengan baik," imbuhnya.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Blora untuk bersikap bijak, kritis analitis dan konfirmatif agar tidak terjebak dengan isu-isu atau hal yang bersifat provokatif.
"Yang menyebabkan perpecahan, kebersamaan kita di masyarakat kita. Dengan demikian, apa yang menjadi cita-cita kita bisa terwujud. Menjadikan Blora lebih sejahtera. Saling mengingatkan dan menguatkan, " pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/antrean-pengendara-di-spbu1.jpg)