Berita Salatiga

Kesaksian Orang Dekat AWP, Pengeroyok Anggota TNI Salatiga yang Tewas: Tak Ada Pengeroyokan

Berikut ini penjelasan dari orang terdekat Almarhum AWP (32), di mana AWP meninggal dunia sehari setelah berkonflik dengan anggota TNI di Salatiga.

Editor: rival al manaf
Istimewa
Korban diduga Dianiaya oknum anggota TNI di Mako Batalyon Infanteri 411 Salatiga, Kamis (1/9/2022). Satu korban meninggal dunia di RST Salatiga 

Anggota TNI yang dikeroyok di Salatiga yakni Pratu RW anggota Yonif MR 411/6/2 Kostrad Salatiga.

Saat kejadian pengeroyokan, Pratu RW sedang memboncengkan istri yang sedang hamil enam bulan.

Baca juga: UMKM Tococo Chips Mampu Kelola Keuangan Usai Ikuti Pelatihan dari Balatkop Jateng dan BHMTC 

Baca juga: Kronologi Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Lima Orang di Salatiga, Satu Warga Temanggung Meninggal

Baca juga: BREAKING NEWS : 5 Orang Keroyok Oknum Anggota TNI di Salatiga, 1 Korban Meninggal Dunia

Menurutnya, Pratu RW mengalami luka-luka dan bengkak pada bagian wajah serta harus dirawat di RST dr. Asmir Salatiga, setelah dikeroyok oleh lima pemuda bertato dan dalam pengaruh minuman keras di Pasar Blauran Kota Salatiga, Jawa Tengah.

"Pratu RW sempat dibentak, namun yang bersangkutan tidak menghiraukan dan sesampainya di Pasar Blauran, Pratu RW dihentikan oleh Argo Wahyu Pamungkas serta melakukan pengeroyokan bersama keempat temannya tersebut," ujarnya. 

Istri Pratu RW yang panik dan ketakutan melihat suaminya dikeroyok dan tersungkur di jalan, lanjut Brigjen Tatang, meminta pertolongan di WAG leting suaminya yang kemudian melakukan pencarian dan menemukan pelaku pengeroyokan.

Pelaku kemudian dibawa ke Yonif MR 411/6/2 Kostrad dan selanjutnya dibawa ke RST dr. Asmir Salatiga karena mengalami luka-luka. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved