Berita Pati

Capaian Vaksin Booster Masih Rendah, Pj Bupati Pati Beri Arahan pada Pegawai Dinas Kesehatan

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menggiatkan pembinaan kepada OPD di Kab. Pati. 

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo
Prokompim Setda Kabupaten Pati
Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro saat memimpin apel pagi di Dinas Kesehatan setempat, Senin (12/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menggiatkan pembinaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pati. 

Hari ini, Senin (12/9/2022), ia melakukan pembinaan kepada pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Pati.

Pembinaan diberikan pada momen apel pagi di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. 

Ia menaruh perhatian khusus pada program vaksinasi Covid-19 yang hingga kini masih berjalan.

"Apel pagi ini merupakan langkah awal kita dalam melaksanakan tugas kedinasan yang akan kita laksanakan pada hari ini. Capaian vaksinasi kita agak rendah, mari bersama sama kita dorong agar capaian vaksinasi kita jadi lebih tinggi ke depannya," ujar dia. 

Henggar mengapresiasi dan menghargai kerja keras petugas vaksin walaupun memang capaian vaksinasi masih kurang.

Namun ia tetap berharap agar capaian vaksinasi ditingkatkan lagi. 

"Vaksinasi ke-3 (booster) kita masih di bawah 20 persen. Target kita beberapa waktu ke depan akan kita naikkan. Saya akan berkoordinasi dengan camat, agar capaian vaksinasi kita meningkat," ucap Henggar.

Menurut dia, momen pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19.

"Momentum ini saya rasa sangat tepat untuk meningkatkan capaian vaksin kita. Jadi sebelum menerima BLT nanti harus menunjukkan kartu vaksin terlebih dahulu," ucap dia. 

Henggar juga mengingatkan tentang kanal aduan masyarakat LaporBupPati yang kini sudah aktif. 

Ia menegaskan, aduan, laporan, dan kritikan warga merupakan pelecut semangat untuk mewujudkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. 

"Kita jangan alergi terhadap itu, jangan emosional saat menanggapi keluhan, masukan, dan laporan. Kita tanggapi dengan bijak, dan kasih solusi yang terbaik. Keluhan-keluhan itu secara cepat harus kita respons agar harapan kita ke depan menjadi pelayanan yang profesional," imbau dia pada para pegawai dinas kesehatan. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved