Berita Sragen

Hendak Dijual, Sapi Betina Berbobot Empat Kuintal Milik Warga Sragen Mati Tercebur Sumur

Seekor sapi seberat empat kuintal terjun ke sumur pemiliknya di Dukuh Bayanan, RT 07, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
Damkar Sragen
Sapi Jawa Betina berbobot empat kwintal milik Ratmo Wiyoto Suratman (55) warga Ngepringan, Jenar Sragen mati tercebur sumur, Minggu (11/9/2022) malam 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Seekor sapi seberat empat kuintal terjun ke sumur pemiliknya di Dukuh Bayanan, RT 07, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Minggu (11/9/2022) malam.

Akibatnya sapi milik Ratmo Wiyoto Suratman (55) tersebut mati di dalam sumur.

Evakuasi sapi tersebut berjalan kurang lebih tiga setengah jam, dari 19.30 hingga 23.16 WIB.

Sejumlah relawan bahkan terjun untuk mengevakuasi sapi tersebut mulai dari relawan Damkar Sragen, PMI Sragen, BPBD Sragen, TNI, SAR Himalawu, Relawan Ganefo, Relawan Gercep, SAR PSHT Karangmalang, Tangki Tirta Lawu, perangkat desa Ngepringan hingga masyarakat.

Baca juga: Cepat Turunkan Kadar Gula Darah Lakukan ini 3 Menit Ampuh Sembuhkan Diabetes

Baca juga: ASN Ditemukan Tewas dalam Mobil di Basement Gedung DPRD Riau, Isu Perselingkuhan Beredar

Setidaknya lima tangki dengan 31.000 liter air dibutuhkan untuk mengangkat sapi dari kedalaman sumur berdiameter 1,5 meter dengan kedalaman 20 meter tersebut.

Kasi Pemadam dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Damkar Sragen, Anton Sujarwo mengatakan sapi tercebur tersebut berawal ketika sang pemilik berencana akan menjual sapinya.

Kemudian tanpa sengaja tali yang mengikat sapi tersebut lepas sehingga sapi lari-lari sampai tercebur ke dalam sumur.

Sumur yang berada berdekatan dengan sapi membuat sapi akhiri masuk ke sumur.

Penyelamatan sapi betina tersebut menggunakan tehnik memenuhi air di sumur hingga bibir sumur.

Untuk awal, satu tangki air Damkar, dua tangki air milik BPBD Sragen diterjunkan untuk mengisi sumur.

Karena tidak kunjung penuh, suplai air akhirnya dilakukan oleh PMI Sragen dengan mengirimkan satu unit tangki 1 PMI Sragen mengambil sumber air bersih di Markas Damkar Sragen.

Pada tangki keempat inilah, sapi sudah semakin dekat dengan jarak lima meter dari bibir sumur, setelah dilakukan suplai air tangki kelima sapi berbobot 4 kwintal tersebut sudah mati.

"Sapi kehabisan nafas dan akhirnya sapi jawa betina dengan berat sekitar 400 kilogram mati," terang Anton kepada Tribunjateng.com, Senin (12/9/2022).

Sapi yang keadaan mati di evakuasi dengan cara di tarik bersama-sama dengan unsur relawan dan warga yang berada di lokasi.

Anton mengatakan sumber air untuk mengisi ulang truck tangki air yang sangat jauh dan jumlah truck tangki suplai yang sedikit menjadi hambatan.

Lambatnya suplai air juga membuat sumur yang di beri air atau yang di kocori sangat cepat habis dikarenakan meresap ke dalam tanah. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved